Rupiah Dibuka Menguat di Rp 17.992 Meski Dibayangi Laporan Fitch Ratings soal Rapuhnya Ekonomi Makro RI
- ANTARA
Sebagai informasi, tensi geopolitik terus memanas, setelah rentetan rudal dan drone Rusia menghujani Ibu kota Ukraina, Kyiv kemarin pagi. Serangan terbaru Moskow ini terjadi menjelang pertemuan puncak atau KTT NATO di Turki, yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Ledakan terdengar di seluruh pusat kota dan orang-orang masih terjebak di gedung-gedung apartemen bertingkat yang rusak, sementara serangan gabungan yang melibatkan rudal balistik dan drone terus berlanjut.
Selain itu, meskipun pasokan fisik terus pulih, risiko geopolitik di sekitar Selat Hormuz tetap menjadi fokus utama. Para pedagang mempertimbangkan sinyal yang saling bertentangan dari Washington dan Teheran, mengenai keamanan dan tata kelola jalur air strategis di masa depan setelah Donald Trump mengatakan Iran telah menyetujui "hampir semua yang kita butuhkan".
