S&P Pertahankan Rating Kredit RI, Purbaya: Siap-siap Beli Saham dan Jual Dolar!

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyarankan para investor mulai membeli saham dan menjual dolar AS, setelah S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil.

img_title IHSG Dibuka Menguat Serupa Wall Street Meski Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Bergerak Variatif

Karena menurutnya, keputusan S&P menjadi sinyal kuat bahwa berbagai kekhawatiran akan kondisi ekonomi Indonesia tidak terbukti.

"Seharusnya ke depan sentimen negatif di pasar modal, di pasar obligasi, maupun nilai tukar rupiah, akan hilang dengan cepat. Jadi ke depan siap-siap beli saham, kalau punya dolar, jual dolarnya," kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

img_title IHSG Ditutup Melesat 1,56 Persen ke Level 6.186 Hari Ini!

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [tangkapan layar]

Dia menilai, afirmasi peringkat kredit dari S&P bisa meningkatkan kepercayaan investor termasuk investor asing, terhadap prospek perekonomian Indonesia.

img_title IHSG Masih Menghijau di Penutupan Sesi I Hari Ini, Naik Hampir 1 Persen ke Level 6.147 Ditopang Saham Bank Besar

Mengenai apakah sentimen tersebut bisa mendorong penguatan IHSG maupun nilai tukar rupiah dalam waktu dekat, Purbaya enggan memberikan proyeksi angka. Namun, Dia menilai investor yang cermat seharusnya segera memanfaatkan momentum tersebut.

“Kalau (investor) pinter ya harus cepat. Kalau investor pinter, domestik pinter, masuk aja sekarang. Sekarang udah jelas apalagi gangguan kita? Selama ini kan ditakutkan kita tidak bisa mengelola fisikal walaupun ekonominya tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Purbaya mengatakan, sebelumnya muncul keraguan mengenai arah kebijakan pemerintah dan kekuatan fundamental ekonomi Indonesia. Bahkan, beredar spekulasi bahwa peringkat kredit Indonesia berpotensi diturunkan.

"Ketika semua orang bilang ada kemungkinan kita akan di-downgrade. Bukan outlook lo, begitu outlook semua turunkan tinggal downgrade aja kan. Ini menunjukkan bahwa apa yang dikhawatirkan itu tidak benar," kata Purbaya.

Karenanya, pemerintah sendiri berkomitmen bakal terus menjalankan kebijakan ekonomi secara konsisten, sembari memperbaiki berbagai inefisiensi agar fundamental ekonomi nasional semakin kuat.

"Ke depan kita akan lebih bagus lagi, karena kita akan menjalankan kebijakan dengan lebih konsisten. Kalau ada inefisiensi, kita perbaiki terus ke depan, jadi ekonomi kita akan kuat," ujarnya.

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto ilustrasi)

IHSG Masih Bertahan di Zona Hijau Saat Sesi II Dibuka, Menguat 0,55% ke Level 6.220

IHSG membuka sesi II perdagangan 31 Juli 2026 siang ini tetap di zona hijau. Indeks menguat 0,55% ke level 6.220 didorong sentimen global dan aksi beli asing.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut