Bank Indonesia Dorong UMKM Berdaya Saing Global, Sambal Mantu Perluas Pasar hingga Mancanegara
- Nadiyas Utami Pratiwi
"Saya berharap Sambal Mantu bisa memberi warna di setiap hidangan keluarga, sebagaimana seorang menantu yang membawa warna baru dalam sebuah keluarga," katanya.
Terus Berinovasi hingga Miliki 16 Varian
Seiring berkembangnya usaha, Sambal Mantu tidak hanya mempertahankan produk awalnya. Kini, usaha tersebut telah memiliki 16 varian produk dalam kemasan botol kaca maupun kemasan praktis.
Inovasi terus dilakukan mengikuti kebutuhan konsumen, termasuk menghadirkan kemasan yang lebih ringan bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin membawa sambal ke luar daerah atau luar negeri.
Saat pandemi COVID-19, Sambal Mantu juga menghadirkan varian baru seperti sambal teri, belut, dan petai. Menurut Ani, langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan kepada pelaku UMKM lain yang terdampak pandemi.
"Kami membuat varian teri dan belut karena ingin membantu UMKM di sekitar kami. Ada pelaku usaha yang kesulitan menjual hasil produksinya saat pandemi, jadi kami libatkan sebagai bagian dari produk Sambal Mantu," ujarnya.
Saat ini, kapasitas produksi Sambal Mantu mencapai 100 hingga 120 botol per hari atau sekitar 2.000 botol setiap bulan dengan omzet berkisar Rp80 juta hingga Rp100 juta per bulan.
Dibantu Bank Indonesia Sejak Awal Merintis
Di balik perkembangan usahanya, Ani mengaku Bank Indonesia memiliki peran besar dalam perjalanan Sambal Mantu.
Pendampingan pertama yang diterima bahkan dimulai sejak proses pengurusan legalitas usaha.
"Pertama kali saya bertemu dengan Bank Indonesia, kami dibantu dalam pengurusan sertifikat halal. Waktu itu prosesnya cukup rumit dan biayanya juga mahal. Kami kemudian diikutsertakan dalam program sertifikat halal gratis untuk UMKM. Dari situlah kami mulai dibina oleh Bank Indonesia," ungkapnya.
Setelah lolos kurasi sebagai UMKM binaan BI, Sambal Mantu mendapatkan berbagai bentuk pendampingan yang tidak hanya berfokus pada legalitas, tetapi juga pengembangan bisnis.
Perluasan Pasar hingga Pelatihan Bisnis
![]()
Sebagai UMKM binaan Bank Indonesia, Sambal Mantu memperoleh banyak dukungan untuk memperkuat daya saing usahanya.
Beberapa bentuk pendampingan yang diterima antara lain:
- Pendampingan pengurusan legalitas usaha dan sertifikat halal.
- Kurasi sebagai UMKM binaan Bank Indonesia.
- Kesempatan mengikuti pameran lokal dan nasional seperti Festival Ekonomi Syariah (FESyar), Karya Kreatif Indonesia (KKI), dan Bali Jagadhita.
- Pelatihan digital marketing dan marketplace.
- Pendampingan pengembangan sumber daya manusia.
- Pelatihan inovasi produk dan desain kemasan.
- Kesempatan mengikuti kolaborasi hampers dalam berbagai kegiatan Bank Indonesia.
- Menjadi narasumber untuk berbagi pengalaman kepada UMKM lainnya.
