Komentari Penalti dan VAR, Declan Rice Terancam Absen di Laga Penting Arsenal

Declan Rice saat Perempat Final Liga Champions, Leg Kedua, Arsenal vs Sporting CP
Sumber :
  • REUTERS/Hannah Mckay

VoxPop – Pertarungan sengit Arsenal kontra Atletico Madrid di semifinal Liga Champions menyisakan cerita lain di luar hasil akhir. Sorotan kini mengarah pada pernyataan Declan Rice yang memicu kontroversi dan berpotensi berbuntut panjang.

img_title Rizky Ridho Yakin VAR Bikin Vietnam Tak Berani Main Kasar saat Lawan Timnas Indonesia

Pertandingan leg pertama di markas Atletico Madrid berjalan ketat dan penuh tensi. Arsenal sempat mendapatkan peluang emas lewat titik putih, namun keputusan itu dibatalkan wasit Danny Makkelie setelah meninjau VAR. Momen tersebut langsung memicu reaksi keras dari kubu tim tamu.

Pelatih Mikel Arteta bahkan menilai keputusan itu berdampak besar terhadap jalannya laga. Namun, perhatian UEFA kini tertuju pada pernyataan Rice yang dianggap lebih sensitif.

img_title 3 Pemain Asing Jebolan Super League Musim Lalu yang Laris Manis di Luar Negeri, Lulusan Persib-Persija Dominan

Gelandang timnas Inggris itu secara terbuka menyinggung kemungkinan adanya pengaruh atmosfer stadion terhadap keputusan wasit. Ia menilai pelanggaran terhadap Eberechi Eze layak diganjar penalti, tetapi tidak diberikan.

Komentar tersebut dinilai berpotensi melanggar aturan UEFA terkait kritik terhadap perangkat pertandingan. Dalam regulasi mereka, pernyataan yang dianggap meragukan integritas atau independensi wasit bisa berujung pada sanksi disipliner.

img_title Mantan Kiper Arema FC dan Bali United Adilson Maringa Cetak Sejarah Mentas di UEFA Conference League

Sejumlah laporan menyebut UEFA tengah mengkaji situasi ini sebelum menentukan langkah selanjutnya. Jika terbukti melanggar, Rice bisa menghadapi hukuman, mulai dari denda hingga larangan bermain. Situasi ini tentu menjadi ancaman serius bagi Arsenal yang masih berjuang menjaga asa lolos ke final.

Tak hanya Rice, kekecewaan juga terasa di ruang ganti Arsenal. Penyerang Viktor Gyökeres mengaku heran dengan keputusan tersebut, meski tetap menghormati otoritas wasit dalam pertandingan.

Di sisi lain, beberapa analis justru menyoroti dinamika di pinggir lapangan. Sosok pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, disebut turut memberikan tekanan tersendiri saat proses VAR berlangsung.

Dengan agregat masih imbang 1-1, peluang kedua tim tetap terbuka lebar jelang leg kedua di Emirates Stadium. Namun di luar taktik dan strategi, Arsenal kini juga harus menghadapi potensi gangguan non-teknis yang bisa memengaruhi perjalanan mereka di kompetisi elite Eropa.

Jalannya pertandingan

Duel Arsenal vs Atletico Madrid

Photo :
  • REUTERS/Violeta Santos Moura

Arsenal datang ke markas Atletico Madrid dengan misi meredam tekanan publik tuan rumah di Stadion Metropolitano. Atmosfer langsung terasa panas sejak awal laga, dengan tim asuhan Mikel Arteta dipaksa bertahan menghadapi gempuran cepat dari Atletico.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut