Belanda vs Jepang: De Oranje Bidik Start Sempurna, Samurai Biru Kehilangan Sang Kapten

Timnas Belanda
Sumber :
  • REUTERS/Piroschka Van De Wouw

VoxPop – Laga panas langsung tersaji pada fase grup Piala Dunia 2026 saat Timnas Belanda berjumpa Jepang di Grup F. Duel yang berlangsung di Dallas Stadium, Senin dini hari 03.00 WIB, 15 Juni 2026, diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan pembuka turnamen.

img_title AFC Nyatakan Solidaritas untuk UEFA dan CONCACAF, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Di atas kertas, Belanda memang lebih diunggulkan. Namun Jepang bukan lawan yang bisa diremehkan. Samurai Biru sudah berkali-kali membuktikan diri sebagai spesialis pembunuh raksasa di panggung dunia.

Kedua tim datang dengan modal meyakinkan usai melewati fase kualifikasi secara impresif. Jepang bahkan menjadi negara pertama di luar tiga tuan rumah yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan di zona Asia.

img_title Spanyol, Inggris hingga Prancis Terancam Absen di Piala Dunia 2030, UEFA Ancam Boikot Kompetisi FIFA jika FFE Disetujui

Sementara itu, Belanda melaju ke putaran final dengan catatan nyaris sempurna. De Oranje keluar sebagai juara grup di kualifikasi Eropa tanpa tersentuh kekalahan, memperlihatkan konsistensi yang membuat mereka kembali masuk jajaran favorit.

Bagi Jepang, turnamen di Amerika Utara ini menjadi penampilan kedelapan secara beruntun di ajang Piala Dunia. Konsistensi tersebut semakin menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia.

img_title Erick Thohir Dukung Rencana Kontroversial FIFA, Indonesia Berpotensi Raup Rp650 Miliar

Meski begitu, ambisi Jepang untuk melangkah lebih jauh mendapat pukulan telak jelang turnamen dimulai. Kapten sekaligus gelandang bertahan andalan, Wataru Endo, dipastikan absen akibat cedera kaki yang tak kunjung pulih.

Kapten Timnas Jepang, Wataru Endo

Photo :
  • Johnnie Izquierdo/AFP

Kehilangan Endo bukan sekadar kehilangan pemain inti. Sosok berusia 33 tahun itu selama ini menjadi pemimpin di lapangan sekaligus jangkar penting yang menjaga keseimbangan permainan Jepang.

Absennya Endo membuat pelatih Hajime Moriyasu harus mengandalkan generasi baru. Harapan kini bertumpu pada pemain-pemain muda berbakat seperti Takefusa Kubo untuk meneruskan perkembangan pesat sepak bola Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

Kepercayaan diri Samurai Biru tetap tinggi. Mereka masih menyimpan kenangan manis dari Piala Dunia 2022 di Qatar ketika sukses mengejutkan dunia dengan mengalahkan Jerman dan Spanyol pada fase grup. Meski akhirnya terhenti di babak 16 besar usai kalah adu penalti dari Kroasia, pencapaian itu menjadi bukti bahwa Jepang mampu bersaing dengan tim elite dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut