Lionel Scaloni Blak-blakan Akui Keuntungan yang Didapatkan Argentina karena Keputusan FIFA di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni
Sumber :
  • REUTERS/Amanda Perobelli

VoxPop – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengungkap keuntungan yang didapatkan timnya di Piala Dunia 2026. Albiceleste mendapatkan keringanan karena berhasil menjadi juara Grup J.

img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Albiceleste melenggang ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan cara yang dramatis pada pekan ini. Mereka bangkit setelah tertinggal dua gol dari Mesir dalam duel di babak 16 besar.

Gol-gol dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez mengubah keadaan. Namun, kemenangan Argentina banyak diprotes dengan pelatih Mesir, Hossam Hassan, dan penyerang Mostafa Ziko menyebut bahwa FIFA telah menganakemaskan Messsi dan kolega.

img_title Pesan Prabowo di Kongres PSSI 2026: Negara Tak Boleh Mematikan Mimpi Anak Indonesia Bela Timnas

Argentina disebut-sebut mendapatkan keuntungan di Piala Dunia 2026. Namun, Lionel Scaloni membantah tuduhan dianakemaskan, dan menegaskan bahwa itu hanyalah fenomena di media sosial.

Lionel Messi di Timnas Argentina

Photo :
  • REUTERS/Paul Childs
img_title Gianni Infantino Silahkan Pilih Mundur atau Dilengserkan

Dilansir media Argentina, Tyc Sports, Scaloni menegaskan bahwa “tidak ada favoritisme” dan menyebutnya sebagai “itu lebih kepada fenomena media sosial”. Dia menyebut bahwa “hari-hari ini, bahkan hal terkecil dibesar-besarkan”.

“Tidak ada yang namanya 'bantuan' dalam sepak bola. Mengingat ini tahun 2026, dengan semua teknologi yang ada, hal itu mustahil. Pada akhirnya, aturannya sudah ada. Aturannya jelas. Ini lebih tentang aturan daripada kenyataan," katanya.

Jika ada sesuatu yang menguntungkan Argentina dari keputusan FIFA, maka itu karena mereka menjadi juara Grup J. Scaloni menyadari bahwa mereka hanya menjadi runner-up, maka Timnas Argentina harus menghadapi banyak waktu bepergian, bahkan harus keliling Amerika Serikat hingga Kanada, imbas dari penempatan stadion-stadion tempatnya berlaga, karena gagal menjadi juara grup.

"Untungnya, kami tidak banyak bepergian dibandingkan dengan banyak tim lain. Jika kami finis di posisi kedua, kami akan melihat seluruh Amerika Serikat, dari timur ke barat, utara ke selatan, atau bahkan Kanada,” katanya.

Sekalipun sudah memiliki jadwal berlaga yang menguntungkan dari penentuan stadion, Scaloni mengungkap tantangan yang juga dihadapi oleh Argentina. Mereka pernah ditahan di bandara sehingga baru tiba pada dini hari.

“Suatu hari, dalam penerbangan dua jam, karena masalah peralatan—satu koper lebih berat daripada yang lain—mereka menahan kami selama satu jam lagi di bandara, dan kami baru tiba pukul 4 atau 5 pagi," tambahnya.

"Lalu, ketika Anda turun ke lapangan, mereka bilang itu tidak masalah... Ya, itu penting. Tentu saja penting. Anda menghabiskan seluruh waktu Anda untuk bepergian. Istirahat sangat penting," tuturnya.

Walau begitu, Scaloni tetap bersyukur karena Argentina mendapatkan penempatan yang menguntungkan karena menjadi juara Grup J. Sebab, istirahat sama pentingnya dengan berlaga di lapangan.

"Di akhir Piala Dunia, pertandingan seharusnya lebih jarang. Saya tidak akan bosan mengatakannya. Saya pikir memang harus seperti itu. Namun, justru saat itulah Anda paling sedikit beristirahat. Dan perjalanan tetap sama panjangnya,” katanya.

“Untungnya, kami tidak banyak bepergian. Tapi itu bukan karena mereka tidak membantu kami, Anda tahu... Hanya untuk berjaga-jaga. Jika kami finis di posisi kedua, kami harus bepergian ke mana-mana. Pada akhirnya, kami memilih jalan pintas karena kami bermain bagus,” pungkasnya. (rda)

Justin Hubner

Dibantai Vietnam 0-3, Justin Hubner Sebut Piala AFF Bukan Turnamen Resmi FIFA, Media Vietnam Balas Gini

Bek Timnas Indonesia Justin Hubner menyebut Piala AFF bukan turnamen resmi FIFA usai Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam. Komentarnya viral dan disorot media Vietnam.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut