Presiden UEFA Minta Pers Inggris Minta Maaf kepada Gareth Southgate

Alexander Arnold dan Gareth Southgate
Sumber :
  • AP Photo/Frank Augstein

Jerman – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin meminta pers Inggris meminta maaf kepada Gareth Southgate. Karena sebelum dia membawa anak asuhnya ke final EURO 2024, kritik tajam diarahkan kepadanya.

img_title AFC Nyatakan Solidaritas untuk UEFA dan CONCACAF, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Perjalanan Timnas Inggris di EURO 2024 memang tidak mulus. Pers di Negeri Ratu Elizabeth ramai mengkritik Gareth Southgate yang disebutnya miskin akan taktik.

Aleksander Ceferin mencatat bagaimana dikecam selama EURO 2024 berlangsung. Tapi itu tak membuat Southgate patah semangat, dan berhasil membawa anak asuhnya bangkit.

img_title Spanyol, Inggris hingga Prancis Terancam Absen di Piala Dunia 2030, UEFA Ancam Boikot Kompetisi FIFA jika FFE Disetujui

"Southgate diolok-olok dan dihina. Saya berharap beberapa media akan meminta maaf, meski saya tidak mengharapkannya," ujar Ceferin, dikutip dari Tribal Football.

Manajer Timnas Inggris, Gareth Southgate

Photo :
  • AP Photo/Themba Hadebe
img_title FIFA Akhirnya Bikin Klarifikasi soal Jual Saham Piala Dunia: Tidak Ada yang Berniat Menjual Sepak Bola

Bukan cuma pers Inggris yang memberi kritik tajam kepada Southgate. Beberapa mantan pemain ternama di sana juga tak kalah sengit dalam mengutarakan pendapat.

Mereka menghujam Southgate dengan kritik juga bukannya tanpa alasan. Karena sebelum EURO 2024 berjalan, para pengamat dan pers yakin dengan skuad The Three Lions sekarang.

Para pemain berusia muda dan senior menjadi kombinasi yang baik dalam skuad asuhan Southgate. Akan tetapi, harapan itu tak langsung terwujud pada awal turnamen.

Tapi secara perlahan juru taktik berusia 53 tahun itu bisa mengubah situasi. Kritik yang datang dipatahkan dengan membawa Inggris sampai ke partai puncak.

Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino

Gianni Infantino Silahkan Pilih Mundur atau Dilengserkan

Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA kini benar-benar berada di ujung tanduk. Setelah gagal meloloskan proyek kontroversial FIFA Forward Enterprise (FFE), pria a

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut