SpaceX Elon Musk Berhasil Terbangkan 2 Astronot AS ke Luar Angkasa

Astronot AS.
Sumber :
  • repro video.

VoxPop – Setelah hampir dua dekade upaya perusahaan swasta SpaceX, akhirnya mereka berhasil mengirim dua astronot ke Stasiun Luar Angkasa (ISS). Ini adalah momen pertama astronot diluncurkan ke orbit dari tanah Amerika selama satu dekade.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Dilansir dari situs The Verge, Minggu, 31 Mei 2020, dua astronot yang sempat gagal berangkat kemarin itu adalah Bob Behnken dan Doug Herley. Mereka menggunakan pesawat ruang angkasa Crew Dragon, kapsul yang dirancang membawa awak pulang-pergi ISS.

Mereka terbang menggunakan roket Falcon 9 dari NASA Space Center, Florida pada Sabtu, pukul 15:22 ET. Setelah 12 menit, roket akan melepas Crew Dragon ke orbit dan membutuhkan hari berikutnya untuk berlabuh ke ISS.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

"Atas nama seluruh tim peluncuran, terima kasih Behnken dan Herley yang telah terbang bersama Falcon 9. Kami berharap anda menikmati perjalanan dan memiliki misi yang luar biasa," ujar Kepala Insinyur Crew Dragon.

Bukan hanya bersejarah untuk negara dan Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA), peluncuran kali ini juga momen penting bagi perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu. Momen ini juga menjadi ujian terakhir mereka dari program Kru Komersial NASA.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Pada program tersebut yang turut berpartisipasi adalah SpaceX dan Boeing. Mereka diminta membuat kendaraan yang bisa secara teratur mengangkut astronot ke luar angkasa. Setelah enam tahun bergulat, SpaceX berhasil mengungguli Boeing.

Misi hari ini adalah penerbangan uji coba terakhir untuk program tersebut, dengan maksud menentukan apakah Crew Dragon akan siap secara rutin membawa astronot pulang-pergi ISS pada tahun-tahun berikutnya.

Terakhir kali manusia diluncurkan dari Amerika adalah pada 8 Juli 2011 dengan Space Shuttle NASA. Setelah itu peluncuran menggunakan roket Soyuz Rusia dan hanya menyediakan satu kursi untuk NASA dengan biaya US$80 juta atau sekitar Rp1,1 triliun. 

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan Washington tidak akan membiarkan Iran menarik biaya terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut