Geger AS Punya Senjata Rahasia Pemicu Gempa Bumi

Gempa bumi.
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Amerika Serikat (AS) memiliki senjata pemicu gempa bumi bikin geger yang berasal dari High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP), yaitu stasiun cuaca yang terletak di Gakona, Alaska, AS. Stasiun ini memiliki banyak antena transmitter yang bisa 'menembakkan' frekuensi gelombang radio, baik rendah dan tinggi, ke atas atmosfer Bumi.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Mengutip situs Ibtimes, Selasa, 4 Februari 2020, HAARP diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon di bawah arahan Defense Advance Research Project Agency (DARPA). DARPA mengelola dan mengarahkan proyek penelitian dan pengembangan baik dalam ilmu dasar maupun terapan yang terpilih untuk kepentingan Pentagon.

Adapun biaya penelitian HAARP berasal dari Angkatan Udara dan Laut AS, Universitas Alaska, serta DARPA. Stasiun cuaca tersebut mampu mempengaruhi ionosfer dan stratosfer yang merupakan bagian penting dari atmosfer untuk membakar batu meteor atau asteroid agar tak jatuh utuh ke Bumi.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Jika gelombang radio itu berhasil ditembakkan, maka akan membuat ionosfer hangat kemudian memantul kembali ke Bumi, yang menciptakan awan serta molekul lainnya sehingga dapat memanipulasi cuaca di sekitar tempat di mana gelombang itu terpantul.

Stasiun cuaca HAARP adalah senjata pengubah cuaca yang bisa memicu gempa bumi tersebut diungkapkan oleh para ahli teori konspirasi. Tak hanya itu, para pemuja teori konspirasi juga meyakini bahwa AS sudah melakukan beberapa uji coba jahat tanpa sepengetahuan publik, termasuk eksperimen anti-gravitasi dan anatomi alien yang berhasil diculik.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Contoh terbaru adalah Iran. Rentetan gempa bumi di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Bushehr, Iran memicu spekulasi tersebut. Apalagi, jika benar-benar kedua negara perang terbuka, maka HAARP akan digunakan oleh militer AS untuk mengalahkan Iran.

Akan tetapi, semua tuduhan ahli teori konspirasi ini dibantah Jim Geraghty. Dalam sebuah artikel yang ditulisnya di salah satu majalah terbitan AS, ia mengatakan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam eksperimen alien atau apapun, karena dunia sudah diberitahu tentang hal ini dari cuitan Presiden AS Donald Trump di akun Twitternya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut