Nadiem: Semoga Anak Indonesia Kembali Dapatkan Pendidikan Normal
- VoxPop/Muhammad AR
Menurutnya, generasi Z mampu mempelajari sesuatu melalui gadget, cenderung individualis dan tidak ingin dikendalikan oleh guru atau orangtua. Oleh karena itu, beliau memberikan tips untuk orangtua dalam mendidik anak-anak Gen Z, salah satunya orangtua diharapkan dapat menjadi teman dalam perjalanan hidup dan pendidikan anak-anak.
"Jangan menggurui melainkan dampingi kehidupan mereka. Jangan mudah marah tapi harus memahami bahasa kehidupan mereka. Banyaklah berkomunikasi melalui visual, awasi sosial media mereka tetapi jangan bereaksi berlebihan. Cobalah meminta mereka mengajarkan kita mengenai berbagai tren yang sedang terjadi di dunia. Lalu, sesekali cobalah bermain game bersama mereka sebagai ungkapan rasa empati. Dengan begitu, mereka akan menganggap orangtua sebagai teman, dan kehadiran orangtua akan disetujui oleh mereka," jelas Prof. Eko.
Dukungan keluarga
Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim, B.A, M.B.A, mengatakan, dukungan dari orangtua dan keluarga sangat dibutuhkan untuk penyelenggaraan PTM terbatas yang aman, nyaman, dan optimal.
“Saya mengapresiasi kegigihan Frisian Flag Indonesia selama 8 tahun terakhir dalam mendukung semangat kolaborasi merdeka belajar melalui program Gerakan Nusantara. Merdeka belajar sesungguhnya adalah semangat untuk memantik gerakan-gerakan di masyarakat yang memajukan pendidikan," kata dia.
"Sehingga Gerakan Nusantara merupakan contoh praktik yang perlu terus ditingkatkan dan dilanjutkan. Semoga kolaborasi di antara kita akan mengantarkan anak-anak Indonesia kembali mendapatkan pendidikan yang normal. Mari kita laksanakan PTM terbatas sebaik mungkin untuk mewujudkan merdeka belajar," kata Menteri Nadiem.
Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro, turut mengapresiasi dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, serta para pakar yang telah mendukung kegiatan ini.
"Melalui Gerakan Nusantara, kami dapat terus menjalankan komitmen jangka panjang FFI untuk memberikan edukasi kepada murid, guru, dan orangtua, mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup sehat aktif melalui konsumsi asupan makanan sesuai pedoman gizi seimbang, serta kebaikan susu agar tercipta keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera dan selaras," tutur Andrew F. Saputro.
