Suku Naju’u Hibahkan Tanah 1 Hektare untuk Membangun Sekolah Kristen di NTT

Suku Naju’u Hibahkan Tanah 10.400 Meter Untuk Membangun Sekolah Kristen di NTT
Sumber :
  • Kementerian Agama Republik Indonesia

Sabu Raijua – Suku Naju'u dari Desa Labodei, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, memberikan hibah tanah adat seluas 10.400 meter persegi kepada Ditjen Bimas Kristen Kemenag. Tanah ini akan digunakan untuk membangun fasilitas pendidikan SMA Kristen (SMAK).

img_title Menteri Nusron Umumkan Balik Nama Surat Tanah Cuma 10 Hari Mulai Tanggal Segini

Di Kantor Pusat Kemenag di Jalan Thamrin, Jakarta, Kepala Suku Naju'u Banga Ropa secara simbolis menyerahkan hibah kepada Jeane Marie Tulung, Dirjen Bimas Kristen Kemenag. Pada acara tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkesempatan hadir.

Suku Naju’u Hibahkan Tanah 10.4000 Meter Untuk Membangun Sekolah Kristen di NTT

Photo :
  • Kementerian Agama Republik Indonesia
img_title Menteri Nusron Beberkan Laut Indonesia Banyak yang Dikavling Tanpa Prosedur Sah, Terbanyak di Batam

Dilansir dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis 22 Februari 2024, Dirjen Bimas Kristen berterimakasih kepada Suku Naju’u telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan SMAK. Ia berharap tanah yang diberikan ini dapat memberi manfaat dan komitmen dalam memberikan pendidikan kepada semua umat.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Kepala Suku yang telah menghibahkan tanahnya untuk SMAK. Mudah-mudahan ini bermanfaat dan ini sekaligus mengiringi komitmen kita semua untuk memberikan kesempatan yang sama kepada umat dalan untuk mendapatkan pendidikan agama,"ujar Menag pada Rabu 21 Februari 2024.

img_title Sabu 7 Kg Disembunyikan di Dalam Tanah dan Kebun Sawit, Polisi Kejar Pemasok

Alexander selaku Kepala Kemenag Kabupaten Sabu Raijua mengatakan bahwa SMAK ini menjawab kebutuhan masyarakat untuk memiliki akses ke sekolah menengah. Banyak masyarakat yang sukarela datang bersekolah dengan jarak akses yang begitu jauh, untuk itu Ditjen Bimas Kristen akan mengatasi hal tersebut.

"Masyarakat di sana jauh dengan akses SMA yang ada. Menurutnya, hanya satu sekolah menengah atas di satu kecamatan yang harus menempuh jarak hingga 15 kilometer dari lokasi tersebut,”

Dua ruang kelas yang didanai oleh Ditjen Bimas Kristen untuk pembangunan SMAK di Kecamatan Sabu Timur saat ini sudah dibangun sementara. Menurut Alexander, lokasinya terletak di bagian selatan Indonesia dan termasuk dalam kategori daerah 3T. Di sana, ada lebih dari 70 siswa yang belajar.

Kepala Suku Naju'u Banga Ropa mengatakan bahwa program Bimas Kristen yang ingin meningkatkan pendidikan keagamaan mendorong Suku Raju'u untuk membangun fasilitas pendidikan SMAK.

Suku Naju’u Banga Ropa menceritakan bahwa di generasinya banyak anak-anak di Kecamatan Sabu Timur yang putus sekolah, sehingga rata-rata hanya lulus SMP.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut