Contoh Surat Kuasa, Jenis, Unsur, dan Cara Membuatnya

Ilustrasi Menulis Surat, Surat Kuasa
Sumber :
  • Pixabay/ Free-Photos
  1. Bagian isi
img_title Mobil SUV Crossover Ini Resmi Hadir di IIMS 2026, Harganya Rp399 Juta

Bagian isi merupakan bagian yang paling penting dalam surat kuasa, baik perorangan maupun atas nama instansi resmi atau sebuah lembaga. Isi surat kuasa berisi identitas pemberi kuasa, penerima kuasa, pernyataan kuasa, dan juga konsekuensi dari penggunaan surat kuasa.

- Identitas pemberi kuasa berisi biodata yang lengkap, seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, alamat, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Data pemberi kuasa harus lengkap agar tidak membuat bingung.

img_title IIMS 2026 Resmi Digelar, Jadi Magnet Baru Pembelian Mobil dan Motor di Indonesia

- Identitas penerima kuasa berisi biodata yang lengkap, seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, alamat, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sama halnya dengan pemberi kuasa harus, data yang dicantumkan harus lengkap sesuai dengan Kartu Identitas Penduduk (KTP) penerima kuasa.

- Pernyataan penyerahan kuasa, misalnya pemberi kuasa adalah pihak pertama dan penerima kuasa adalah pihak kedua, pernyataan tersebut misalnya pihak pertama akan memberikan kuasa kepada pihak kedua untuk pengambilan BPKB kendaraan bermotor. Anda bisa menuliskan seperti itu pada bagian penyataan kuasa.

img_title Steam Machine Siap Rilis Awal 2026, Ini Bocorannya!

- Penyataan konsekuensi, biasanya berisi harapan dari pihak pertama agar dapat menggunakan surat kuasa sebagaimana mestinya. Hal ini cukup penting agar penerima kuasa tidak berlaku sesuai keinginannya sendiri melainkan sesuai dengan kesepakatan yang telah diatur.

  1. Bagian penutup

Sama seperti surat resmi yang lainnya, surat kuasa juga harus dilengkapi dengan penutup. Terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan dalam menulis bagian penutup surat kuasa.

- Pernyataan penutup terkait dengan tujuan pembuatan surat kuasa.

- Tanda tangan kedua belah pihak yang dilengkapi dengan materai.

Unsur-Unsur Penting yang Perlu Dipahami

Dalam membuat surat kuasa tidak boleh asal-asalan. Sebelum itu, Anda harus memerhatikan beberapa unsur yang penting dalam membuat surat kuasa.

  1. Memilih orang yang terpercaya

Dalam mengurus sebuah dokumen yang sangat penting, Anda tentu harus memilih orang yang benar-benar kenal untuk diberi kuasa mengurusnya, misalnya, keluarga, saudara, atau teman dekat. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Membawa dokumen lain

Apabila Anda sebagai pihak yang diberikan kuasa, sebaiknya Anda membawa dokumen lain yang cukup penting untuk mengurus beberapa permasalahan. Dokumen lain tersebut seperti surat keterangan dari ketua RT atau RW setempat dan kartu identitas yang sesuai dengan surat kuasa. Tidak lupa, bubuhkan materai agar surat tersebut sah di mata hukum.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut