Suka Makan Asinan untuk Berbuka Puasa, Ketahui Dulu Aturannya

Asinan SevenFriday Space
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Diza Liane Sahputri

VoxPop – Perpaduan rasa asin, asam, manis, dan pedas pada asinan memang menggiurkan untuk dijadikan santapan berbuka puasa. Tapi, seberapa amankah mengonsumsi hidangan ini di kala perut dalam keadaan kosong?

img_title Resep Asinan Buah Super Segar, Pas untuk Menyeimbangkan Hidangan Lebaran

Menurut dokter spesialis gizi klinik dr. Ida Gunawan, SpGK, konsumsi asinan sebenarnya tidak dianjurkan untuk berbuka puasa maupun untuk sahur. Sebabnya, asinan dibuat dengan banyak rasa asam karena diberi cuka.

Rasa asam yang berlebihan ini bila dikonsumsi setelah tidak makan dan minum selama 12-14 jam, akan menimbulkan masalah kesehatan pada saluran cerna.

img_title Terpopuler: Putri Marino Tunjukkan Sisi Feminin dan Berani hingga Mengenal Perayaan Chuseok

"Bisa menimbulkan asam berlebih di lambung dan bisa memicu maag, diare, rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, kembung, dan begah. Jadi sangat dianjurkan untuk tidak berbuka puasa dengan asinan yang asam," ujar Ida dalam program Ayo Hidup Sehat di tvOne, Jumat, 24 Mei 2019.

Selain itu, perlu diperhatikan pula bahwa sayuran yang biasanya digunakan untuk asinan adalah sayuran mentah. Jadi, ketika perut kosong selama lebih dari 12 jam, sebaiknya diberikan makanan lumat yang halus dan matang. Jangan mengonsumsi sayuran yang masih mentah, apalagi bila penyajiannya tidak dicuci bersih sehingga masih ada bakteri yang dapat mengganggu pencernaan.

img_title Rujak dan Asinan Indonesia Masuk Daftar 10 Salad Buah Terbaik Dunia

Pada penderita diabetes dan hipertensi juga sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi asinan. Di dalam asinan terdapat rasa manis meski tidak sama jumlahnya dengan rasa manis dari gula. Meski begitu, rasa asin yang berlebihan juga bisa menaikkan kadar gula darah. Ida menganjurkan sebaiknya konsumsi asinan buah dalam satu porsi berisi 5-6 potong buah dengan kuah.

"Bagi diabetesi yang ingin makan asinan pilihan terbaik adalah asinan sayur. Di dalam asinan sayuran mengandung berbagai jenis sayuran, seperti kol, timun, daun selada, tauge, dan protein dari tahu," tutur Ida.

Namun, perlu diperhatikan bahwa dalam asinan sayuran ada bumbu kacang. Sebaiknya menggunakan bumbu kacang tidak lebih dari 4-5 sendok makan. Itu karena bumbu kacang sebelumnya diolah dengan digoreng sehingga ada kandungan lemaknya.

Bagi penderita hipertensi juga sebaiknya tidak mengonsumsi asinan lebih dari satu porsi dalam satu minggu. Karena, pasien hipertensi harus sangat memperhatikan kandungan garam. Garam, menurut beberapa penelitian, berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut