7 Bahaya Akibat Sering Menahan Buang Air Kecil, Waspada Nomor 5

Ilustrasi toilet.
Sumber :
  • pixabay/ jakobing85

VoxPop Lifestyle – Menahan buang air kecil bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, pembengkakan kandung kemih hingga membuat kandung kemih menjadi sensitif akibat koleksi bakteri di sekitar pembukaan uretra dan sensor menjadi terlalu aktif sehingga membuat  kencing lebih sering dari biasanya. Tidak hanya itu, menahan buang air kecil terlalu sering bisa menyebabkan batu ginjal dan gagal ginjal. Pasalnya, batu ginjal merupakan “batu” kecil yang terbentuk dalam ginjal. Rasa nyeri dan tidak nyaman tentunya akan dirasakan jika kamu terlalu lama menahan buang air kecil. Bahkan, ketika kamu sudah menemukan toilet untuk buang air kecil, proses pembuangan air kecil pun jadi terasa nyeri akibat menahan terlalu lama. Otot pada area kandung kemih kemungkinan juga masih tegang setelah buang air kecil yang menyebabkan kram panggul.

img_title Batu Saluran Kemih Bisa Diam-diam Merusak Ginjal, Ini Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai dan Cara Terbaru Mengatasinya

Berikut bahaya yang Kamu rasakan ketika sering menahan buang air kecil terlalu lama:

1. Kandung Kemih Longgar

img_title Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung, Keluar dari Gedung Bundar Pakai Rompi Pink dan Diborgol

Ilustrasi kandung kemih

Photo :
  • Pinkvilla

Dalam jangka panjang, kebiasaan menahan kencing dapat melonggarkan kandung kemih karena teregang saat terisi penuh. Hal ini akan mempersulit kontraksi saat mengeluarkan urine, sehingga muncul keluhan sulit atau tidak bisa buang air kecil. Kondisi kandung kemih longgar ini dapat bersifat permanen. Akibatnya, diperlukan alat bantu seperti kateter untuk mengeluarkan urine.

img_title Mengapa Ibu Hamil Sulit Menahan Buang Air Kecil? Ini Penyebabnya

2. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih.

Photo :
  • U-Report

Pada kondisi normal, di dalam kandung kemih terdapat sejumlah bakteri yang sifatnya protektif. Jika kondisinya berubah, seperti akibat menahan kencing terlalu lama, bakteri tersebut dapat tumbuh berlebihan hingga memicu infeksi saluran kemih.

Infeksi bisa menyebar dan meluas ke ginjal, serta menimbulkan dampak buruk lebih lanjut. Risiko infeksi juga lebih besar apabila kamu kurang minum. Kandung kemih tidak pernah cukup penuh untuk mengirimkan sinyal ke otak dan menimbulkan keinginan untuk kencing. Bakteri di dalamnya pun berkesempatan untuk berkembang biak dan memicu infeksi.

3. Peradangan Kandung Kemih

Ilustrasi menderita kanker kandung kemih.

Photo :
  • U-Report

Peradangan kandung kemih dikenal dengan istilah sistitis. Peradangan ini sering disebabkan oleh infeksi pada saluran kemih. Sistitis lebih sering dialami wanita dibandingkan laki-laki. Berhati-hatilah dengan salah satu efek menahan kencing ini, ya!

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut