Dokter Ungkap Seluk Beluk Filler Mr P, Benarkah Jamin Kepuasan Seks?

Ilustrasi penis
Sumber :
  • Pixabay

VoxPop Lifestyle – Filler penis bertujuan untuk memperbesar area intim pria dengan cairan tertentu yang dilakukan oleh tenaga medis profesional. Rupanya, filler Mr P ini justru banyak diminati para wanita lantaran menginginkan perubahan pada area intim pasangannya. Benarkah mampu lebih memuaskan di ranjang?

img_title Karung Sempat Dibakar karena Dikira Sampah, Fakta Baru Mayat Mutilasi di Depok Bikin Merinding

"Wanita yang tidak puas membawa suami mereka ke klinik kosmetik untuk memperbesar penis dengan filler," ujar Razvan Vasilas, dikutip dari laman Daily Star. Scroll untuk simak selengkapnya.

Razvan Vasilas yang juga dikenal sebagai Dr Botox, menjalankan klinik filler penis mewah di Marylebone di London. Razvan mengatakan bahwa para wanita kerap membuat janji atas nama pasangan mereka agar membantu memperbesar Mr P tersebut.

img_title Heboh! Pria di Tangerang Dianiaya 5 Jam Lebih Hingga Dipaksa Masturbasi, Polisi Turun Tangan

"Itu bisa terjadi berkali-kali. Laki-laki terlalu pemalu. Wanita melihat prosedurnya di media sosial dan memesan filler untuk suaminya," katanya.

Bagi para pria itu sangat memalukan. Tapi, Razvan menjelaskan bahwa lebih baik malu sekali daripada perasaan kurang memuaskan setiap kali bercinta dengan pasangan. Apalagi, kekhawatiran akan ukuran Mr P kerap terjadi sepanjang hidup para pria.

img_title Pria 27 Tahun Hilang di Hutan Kolam Asahan Berhasil Ditemukan dalam Keadaan Selamat

"Ini adalah masalah besar. Mereka memiliki masalah ini sepanjang hidup mereka sehingga mereka tidak percaya diri. Seorang pasien mengatakan kepada saya bahwa setiap kali dia berhubungan seks dengan wanita, dia selalu merasa sangat malu, jadi sangat sulit untuk menjalin hubungan," tuturnya.

Ilustrasi penis

Photo :
  • Pixabay

Dr Botox menambahkan, bahkan pria dengan ukuran penis besar datang ke praktiknya dan percaya bahwa bagi banyak pria, ukuran organ intim adalah masalah kepercayaan diri. Terlebih, Dr Botox khawatir jika tidak membantu para pria ini, justru akan melakukan tindakan pembesaran Mr P yang tidak sesuai medis.

“Saya memberi tahu mereka untuk tidak melakukannya, atau bahwa mereka tidak membutuhkannya, tetapi begitu mereka pulang dan memikirkannya lagi, mereka menelepon saya kembali dalam dua hari,” katanya.

“Saya tahu bahwa jika saya tidak setuju untuk melakukannya, mereka hanya akan mencari orang lain. Itu ada di kepala mereka dan mereka hanya ingin melakukan prosedur pembesaran," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut