5 Manfaat Tak Terduga Latihan Kekuatan dengan Metode 6-12-25, Bukan Cuma Efektif Meningkatkan Massa Otot
- Times of India
Jakarta, VoxPop – Latihan kekuatan dengan metode 6-12-25 mungkin terdengar asing bagi orang awam tetapi sudah tersohor di kalangan pegiat gym. Tidak hanya efektif dalam meningkatkan massa otot, Anda juga akan merasakan manfaat luar biasa dari metode workout ini.
Skema 6-12-25 melatih otot bekerja lebih keras dan lebih lama selama sesi latihan kekuatan. Secara bertahap menjadi terbiasa dan repetisi lebih banyak yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan otot untuk mengangkat beban lebih berat dan otot-otot mulai nampak di tubuh Anda.
Latihan ini fokus menargerkan tiga bagian tubuh, yaitu punggung, kaki, atau dada. Anda dapat memilih salah satu sebagai fokus latihan. Angka 6, 12, dan 25 menunjukkan jumlah pengulangan dalam setiap set.
Di mana 6 repetisi merupakan latihan berat yang terdiri dari beberapa gerakan untuk meningkatkan kekuatan. Selanjutnya, 12 repetisi latihan beban sedang dan 25 repetisi melakukan latihan ringan untuk meningkatkan daya tahan otot.
Road to UFC Makin Panas, Ki Won Bin Pamer Otot Roti Sobek Jelang Lawan Jeka
- @thedangermma
Metode ini sangat cocok bagi Anda yang ingin meningkatkan performa olahraga atau aktivitas sehari-hari yang membutuhkan kekuatan dan daya tahan. Sementara itu, metode 6-12-25 tidak dianjurkan bagi pemula, penderita masalah persendian, orang yang sedang dalam masa pemulihan cedera dan kalangan yang memiliki penyakit kardiovaskular.
Dikutip dari HealthShots pada Kamis, 13 Februari 2025, berikut manfaat-manfaat yang akan Anda peroleh apabila konsiten melakukan latihan kekuatan dengan metode 6-12-25.
1. Memaksimalkan Pertumbuhan Otot
Metode latihan 6-12-25 melatih serat otot cepat dan lambat (hipertrofi) secara bersamaan. Volume latihan yang tinggi dan durasi kontraksi otot yang lama berperan penting dalam merangsang pertumbuhan otot secara efektif.
Hasil penelitian yang diterbitkan dalam International Journal Of Environmental Research And Public Health pada tahun 2019 menunjukkan meningkatkan massa otot sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kadar massa otot yang rendah dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.
2. Membuat Tubuh Lebih Kekuatan dan Berstamina
ilustrasi angkat beban
- nakaridore/freepik
Pengulangan sebanyak enam kali dalam melakukan gerakan gabungan yang berat seperti squat, deadlift, atau bench press berkontribusi membangun kekuatan. Kombinasi gerakan tersebut melibatkan banyak kelompok otot sekaligus sehingga efektif untuk meningkatkan kekuatan secara keseluruhan.
