Sindiran Menohok Denny Sumargo Buat Para Nakes yang Komentar Jahat di Kasus Yurizal

Denny Sumargo
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Ia juga menyatakan kesediaannya untuk menjalani proses serta menerima konsekuensi apabila terdapat sanksi dari rumah sakit, organisasi profesi, maupun Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

img_title Detik-detik Mencekam di Ponpes Lombok Tengah, Santri Selamat Ungkap Awal Mula Api Membesar: Saya Pasrah

Komentar Dokter Elda Juga Disorot

Selain dr. Benny, Denny Sumargo turut menampilkan komentar dari dr. Elda Putri Rahardini. Sosok tersebut juga menjadi perhatian publik setelah komentarnya terhadap Yurizal dianggap bernada merendahkan.

img_title Santri Korban Pembakaran di Lombok Batal ke Jakarta Ketemu Denny Sumargo, Belum Kantongi Izin

"Foto profilnya kayak orang punya, tapi aslinya tidak punya kah? Tidak punya beberapa sel otak," katanya.

Komentar itu kemudian memicu kritik luas di media sosial. Publik mempertanyakan bagaimana seorang tenaga kesehatan semestinya merespons keluhan pasien, khususnya ketika keluhan tersebut berkaitan dengan pelayanan kesehatan yang sedang dialaminya.

img_title Deretan Sumber Kekayaan Denny Sumargo, dari Podcast yang Sering Bantu Kasus Viral hingga Jadi BA

Padahal, dr. Elda memiliki latar belakang akademik yang cukup menonjol. Ia diketahui pernah mendapatkan penghargaan Best Systematic Review dalam The 20th Congress of Asian College of Psychosomatic Medicine (ACPM), yang digelar bersamaan dengan The 8th Congress and Scientific Meeting of Indonesia Society of Psychosomatic Medicine pada 2025.

Ia juga diketahui merupakan penerima beasiswa LPDP untuk menempuh pendidikan spesialis penyakit dalam.
Namun, pencapaian tersebut tidak terlepas dari sorotan publik setelah komentarnya kepada Yurizal tersebar luas. Perdebatan yang muncul kemudian tidak hanya berkaitan dengan isi komentar, tetapi juga menyentuh persoalan etika komunikasi tenaga kesehatan di ruang publik.

Pada Selasa, 4 Agustus 2026, dr. Elda menyampaikan permintaan maaf melalui surat pernyataan terbuka. Ia mengakui bahwa komentarnya tidak pantas dan tidak etis serta menilai pernyataan tersebut telah bertentangan dengan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung dalam profesi kedokteran.

Akun media sosial dr. Elda juga disebut telah dinonaktifkan setelah polemik tersebut berkembang.

Dokter Gia Pratama

Pesan Penting dari Dokter Gia Buat Para Nakes yang Komen Jahat di Kasus Yurizal

Kasus Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang sempat mengungkap pengalaman menunggu kamar rawat inap selama berjam-jam sebelum akhirnya meninggal dunia.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut