8 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Wanita di Arab Saudi

Wanita di Arab Saudi. Image via: The Week UK
Sumber :
  • U-Report

"Berpakaian untuk kecantikan" adalah ilegal, dan pakaian serta make up yang sopan dianjurkan. Abaya panjang penuh, mantel panjang yang dikenakan di atas pakaian harus dikenakan oleh semua wanita di depan umum, meskipun dalam beberapa tahun terakhir aturan tentang warna, dekorasi dan bagaimana jilbab dikenakan telah dilonggarkan.

img_title Istana Kaji Pangkas Masa Tinggal Jemaah di Arab Saudi untuk Tekan Biaya Haji 2027

6. Berinteraksi dengan pria

Percakapan dan waktu yang dihabiskan dengan pria yang bukan anggota keluarga terbatas. Di tempat umum, restoran, universitas, dan tempat lain memiliki bagian 'keluarga' dan bagian khusus untuk pria.

img_title Ekosistem Logistik Berubah Cepat, Peluang UKM Ekspansi ke Pasar Global Kian Terbuka

7. Carilah perawatan medis yang penting

Bahkan operasi dan prosedur yang menyelamatkan jiwa memerlukan tanda tangan tertulis dari seorang kerabat laki-laki.

img_title Surah Ali Imran Ayat 13 Dilantunkan Saat Delegasi Arab Saudi Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Sindiran Halus?

8. Memiliki hak asuh anak

Dalam kasus perceraian, perempuan hanya diperbolehkan hak asuh anak sampai mereka mencapai usia tujuh (laki-laki) dan sembilan (perempuan).

9. Berenang

Di Arab Saudi, wanita tidak diperbolehkan menggunakan kolam renang umum yang tersedia untuk laki-laki dan hanya dapat berenang tempat pribadi atau pusat kebugaran dan spa.

Editor Reuters Arlene Getz pernah merasakan pengalamannya mencoba menggunakan gym dan kolam renang di hotel Riyadh kelas eksekutif. "Sebagai seorang wanita, aku bahkan tidak diizinkan untuk melihat mereka, apalagi menggunakannya.

10. Mengemudi mobil

Seperti yang disampaikan pada awal paragraf di atas, jika wanita di Arab Saudi dilarang untuk mengemudi mobil. Mereka yang mengemudi mobil dianggap mencemooh nilai-nilai sosial di Arab.

Proses keberangkatan jamaah haji melalui Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang

BPS Ungkap Haji 2026 Sumbang Rp8,78 Triliun ke Ekonomi RI, Belanja Jamaah Masih Banyak Mengalir ke Arab Saudi

BPS mencatat kontribusi penyelenggaraan haji 2026 terhadap ekonomi Indonesia mencapai Rp8,78 triliun. Porsi belanja domestik dinilai masih bisa ditingkatkan.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut