8 Hal Ini yang Buat Tiket Pesawat jadi Mahal
- Pexels
Jakarta, VoxPop – Harga tiket pesawat di Indonesia masih menjadi sorotan masyarakat yang merasa terbebani oleh biaya transportasi udara yang semakin tinggi. Sebagai negara kepulauan, transportasi udara memainkan peran vital dalam mendukung mobilitas antarwilayah. Konektivitas yang baik melalui udara diyakini dapat memperkuat ekonomi, pendidikan, dan sektor-sektor lainnya di Tanah Air.
Transportasi udara seringkali menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena menawarkan kecepatan dan efisiensi dalam pergerakan antar daerah. Namun, lonjakan harga tiket pesawat menjadi salah satu isu utama yang dikeluhkan oleh publik. Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG), Widya Leksmanawati Habibie, menyatakan bahwa banyak masyarakat yang mengeluhkan harga tiket pesawat yang dinilai terlalu tinggi. Scroll lebih lanjut ya.
"HIPPG pun menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk memahami persoalan tingginya harga tiket transportasi Indonesia. FGD ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan transportasi udara di Indonesia," ujar Widya, dikutip Minggu, 15 September 2024.
Dalam FGD tersebut, hadir beberapa pemimpin penting dari industri penerbangan, seperti Presiden Direktur Lion Group, Captain Daniel Putut Kuncoro Adi, Head of Indonesia Affairs and Policy AirAsia Indonesia Eddy Krismeidi Soemawilaga, VP Aviasi Fuel Business Pertamina Patra Niaga Yosep Iswadi, serta pakar transportasi dan pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu poin penting yang diangkat dalam diskusi tersebut adalah mengenai terminologi "mahal". Sekretaris Jenderal INACA, Budi Sutanto, menjelaskan bahwa istilah "mahal" harus dipahami dalam konteks tertentu. Harga tiket dianggap mahal jika tarifnya melampaui batas yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Dari hasil diskusi, disimpulkan bahwa harga tiket pesawat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari harga avtur hingga kebijakan pemerintah yang berkontribusi terhadap ekonomi biaya tinggi dalam industri penerbangan. Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat di Indonesia:
1. Pajak
PPN (Pajak Pertambahan Nilai) terhadap harga avtur serta PPN pada pembelian tiket pesawat menambah beban bagi konsumen.
2. Passenger Service Charge (PSC)
Biaya layanan penumpang yang dipungut oleh pengelola bandara (PSC) turut menjadi faktor. Tarif PSC di bandara-bandara Indonesia relatif tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
