SOROT 519

Geliat Muslim Eropa, Semangatnya Mendunia

Masjid Agung Brussels, Belgia
Sumber :
  • REUTERS/Yves Herman

Menurut Roy, tak perlu sebuah kelembagaan untuk memastikan komunitas Islam bisa berintegrasi. Buktinya, selama ini mereka bisa hidup di negara Prancis yang memegang konsep laicite yaitu memisahkan betul urusan agama dan negara. Selain itu, mengurusi agama justru akan bertentangan dengan prinsip negara Prancis yang sekuler dan laicite tersebut.

img_title Kata Thomas Tuchel Usai Inggris Hancurkan Prancis di Piala Dunia 2026

“Negara tak bisa mengurusi soal agama apalagi berkaitan dengan hal-hal teologis. Ya memang selama 30 tahun ini, pemerintah Prancis sudah mencoba hal-hal demikian dan proyek yang dicoba dibuat justru kontradiktif,” kata Roy.

Prediksi 2070

img_title Blak-blakan! Didier Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Tak Mau Main di Piala Dunia

Seiring dengan pertumbuhan umat Muslim di Eropa, lebih jauh lembaga riset Pew Research Centre juga mengeluarkan prediksi bahwa diperkirakan, tahun 2070, umat Muslim jumlahnya akan paling besar di dunia. Hal itu bisa terjadi lantaran tingkat pertumbuhan Muslim di dunia disebut meningkat. Hal yang sama juga terjadi di Eropa, meski kini populasi Muslim masih sekitar 25 juta di benua tersebut.

Tingkat pertumbuhan populasi Muslim dunia disebut akan 73 persen mulai tahun 2050 mendatang. Sementara mulai 2010 hingga 2050, pertumbuhannya stabil meski tak menjangkau 73 persen. Pew menyebutkan, bahwa di periode 2010 hingga 2050 nantinya, pertumbuhan Muslim lebih besar dibandingkan Kristen yang diprediksi di kisaran 35 persen.

img_title Pelatih Prancis Siapkan Kejutan Besar di Laga Lawan Inggris, Bakal Ada Rotasi Besar-besaran

Pada 2010, ada sekitar 1,6 miliar Muslim di dunia dan 2,17 miliar umat Nasrani. Namun tahun 2050, diduga akan ada 2,76 miliar penduduk Muslim sementara Kristen berjumlah 2,92 miliar orang. Sementara jumlah atheis, agnostik penduduk tak beragama diperkirakan mengalami penurunan yang awalnya berjumlah 16,4 persen saat ini menjadi 13,2 persen tahun 2050 mendatang.

Yang patut dicatat, perkembangan jumlah Muslim yang signifikan akan terjadi di Amerika Utara dan Eropa. (ren) 

Baca Juga

Potret Islam di Eropa

Dari Gibraltar Islam Menjalar di Eropa

Imigran Maroko Tiba di Pesisir Kota Ceuta

Gelombang Migran Ilegal Serbu Ceuta, Menlu Jerman Desak Komisi Eropa Lindungi Perbatasan

Hal itu menyusul masuknya migran ke wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, sebagaimana yang dilaporkan surat kabar Jerman Bild pada Minggu, 2 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut