SOROT 528

Benang Kusut Distribusi Guru

dedikasi guru untuk sekolah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Jojon

Tak mengherankan, jumlah tenaga pengajar di beberapa daerah sangat terbatas atau bahkan kurang. 

img_title Prabowo Naikkan Gaji Guru di Awal Masa Jabatan, PSI: Langkah Awal Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Ratusan Guru Garis Depan Dikirim ke Daerah Perbatasan

Ratusan guru dikirim ke daerah perbatasan

img_title Saatnya Magang Mahasiswa Naik Kelas

Menurut Ketua Komite III DPD, Fahira Idris, dikutip dari laman pribadinya, hal itu dikarenakan daerah yang gurunya berlebih tidak mau dikurangi. Ditegaskan Fahira, peraturan soal distribusi guru itu merupakan kewenangan masing-masing daerah.

"Jadi, solusinya adalah Kemendikbud segera bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal distribusi guru di daerah-daerah supaya merata," Fahira mengatakan pada tahun 2017.

img_title Kampus Merdeka: Inovasi Pendidikan yang Melahirkan Generasi Siap Bersaing

Sementara itu, menurut Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Heru Purnomo, kekurangan guru di beberapa daerah bisa karena sudah cukup lama tidak ada penerimaan PNS guru.

“Kekurangan itu setiap tahun kan makin lama menumpuk. Karena tiap tahun kan ada pensiun, di sisi lain tidak ada penerimaan atau rekrutmen PNS tiap tahun, maka otomatis akan terjadi kekurangan guru PNS," kata Heru kepada VoxPop, Jumat 23 November 2018.

Sebab lainnya, sebagian guru yang ditugaskan ke daerah tertentu, merasa tidak betah, sehingga mengajukan mutasi ke kota. 

"Misal didistribusikan ke perbatasan kabupaten, karena di situ sudah lama ada yang tidak betah atau ada yang mutasi ke kota, tetapi untuk mengisi kekosongan di situ belum terisi dengan baik," ujarnya.

Solusi bagi persoalan distribusi guru, menurut Fahira, memerlukan peran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, agar mendata kebutuhan guru sesuai daerah masing-masing. Hal itu perlu dilakukan agar penyebaran guru bisa merata.

Senada dengan itu, Heru juga menegaskan agar pemerintah memberikan dorongan kepada daerah dengan regulasinya. Harapannya, setiap daerah atau dinas pendidikan harus mendistribusikan guru itu sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang ada.

100 Ribu Guru Baru
Upaya untuk pemenuhan kebutuhan guru di daerah itu, pemerintah bukan tanpa aksi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan punya layanan lima Program Afirmasi. Program tersebut dilakukan untuk mengatasi permasalahan kekurangan guru, terutama pada daerah yang tergolong terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Program Afirmasi tersebut adalah sarjana mendidik di daerah 3T (SM3T), guru garis depan (GGD), dan guru yang bertugas di daerah khusus. Selanjutnya ada sertifikasi keahlian dan sertifikasi pendidik bagi guru SMA/SMK atau program keahlian ganda. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut