SOROT 435

Jurus Menag Menangkal Provokasi

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengikuti rapat kerja dengan komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 30 Januari 2017.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

“Namun kepada mereka yang pro terhadap pemerintah diberikan keleluasaan untuk diberikan sertifikasi walaupun tidak memenuhi unsur penilaian,” ujar warga Depok ini.

img_title Kemenag Prediksi Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Hilal Zulhijah Sudah Penuhi Syarat

Tradisi megibung umat Islam di Bali

Umat Islam berdoa saat menggelar tradisi "Megibung" atau makan bersama seperti halnya tradisi adat masyarakat Bali di Masjid Al Muhajirin Kepaon, Denpasar, Bali. (Antara/ Nyoman Budhiana)

img_title Kemenag Ungkap Posisi Hilal Sudah Penuhi Syarat, 1 Zulhijah Jatuh pada 18 Mei 2026

Namun, hal itu dibantah menag. Menurut Lukman, Kementerian Agama hanya merespons keresahan sebagian umat Islam dengan khotbah-khotbah yang di antaranya sangat agitatif dan provokatif serta berisi ujaran-ujaran kebencian. “Semua disampaikan ke kami, dan minta kami untuk bersikap, bertindak. Tentunya kami tidak boleh diam. Kami mengundang para ulama, wakil-wakil ormas Islam untuk susun bersama,” kata dia. 

Jadi, menurut Lukman, pemerintah sama sekali tidak berpretensi, mengintervensi, apalagi mengatur isi khotbah seperti di masa-masa lalu. “Ini era sudah berbeda sama sekali, jadi tidak mungkin pemerintah seperti itu, karena kita sadar betul itu bukan domain pemerintah,” Lukman menjelaskan.

img_title Kemenag: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

Ia berharap, umat Islam di Indonesia tidak resah, risau, dan tidak mudah diprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin membenturkan antarumat Islam, tokoh-tokoh Islam, dan pemerintah. Karena, pemerintah tidak akan melakukan intervensi materi khotbah.

Menurut Lukman, pemerintah hanya ingin memfasilitasi bagaimana agar khotbah Jumat tetap sesuai dengan syariatnya, jadi tetap terjaga syarat rukunnya. Kemudian, tetap terjaga dalam konteks keindonesiaan, dalam konteks kebangsaan.

“Jangan menggunakan forum khotbah Jumat untuk kepentingan politik, sehingga menimbulkan perpecahan di tengah-tengah kita, jadi semangat itu yang kita tekankan,” kata dia.

Harapan yang sama juga disampaikan Gus Solah. Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang ini meminta, khotbah jangan saling menyerang kelompok lain. Selain itu, khotbah tidak boleh dipakai untuk menyerang secara politik.

“Janganlah juga dipakai untuk kampanye khilafah, kampanye negara Islam. Itu ada tempatnya sendiri,” tuturnya. (art)

Menteri Agama Nasaruddin Umar

Resmi! Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei

Penantian kepastian jadwal Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah akhirnya terjawab. Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei.

img_title
VoxPop.co.id
17 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut