Anak Buah Jenderal Angkatan Darat Dibunuh, Pasukan Khusus Turun Tangan

VoxPop Militer: Angkatan Darat Kerajaan Inggris.
Sumber :
  • BA

VoxPop – Penyerangan terhadap kapal tanker Israel di Teluk Oman, pekan lalu ternyata berbuntut panjang. Tak cuma negeri Yahudi terbesar dunia yang kesal dengan penyerangan itu, tapi juga militer Kerajaan Inggris Raya.

img_title Wayne Rooney Semprot Tingkah Pemain Argentina usai Kalah dari Spanyol: Sangat Buruk dan Menyedihkan

Berdasarkan informasi terbaru yang didapatkan VoxPop Militer, Senin 9 Agustus 2021, Angkatan Darat Inggris alias British Army sangat marah atas penyerangan itu.

Bukan karena mau membela Israel, tapi emosi British Army tersulut karena ada salah satu mantan prajurit Angkatan Darat Inggris yang terbunuh dalam serangan itu. Dia adalah Adrian Underwood.

img_title Sisi Gelap Piala Dunia: Studi Ungkap Kasus KDRT Naik hingga 38 Persen saat Tim Favorit Kalah

Saking tak terima mantan anak buahnya dibunuh, komandan perang British Army, Jenderal Sir Nicholas Patrick Carter mengeluarkan perintah untuk mengerahkan Pasukan Khusus untuk memburu pelaku penyerangan.

Sejak Kepala Staf Angkatan Darat itu mengeluarkan perintah, militer Kerajaan Inggris bergerak cepat, sebanyak 40 prajurit langsung diterbangkan ke Yaman. Tak tanggung-tanggung Inggris mengerahkan anggota dari pasukan elite terbaik dunia, British Special Air Service (SAS).

img_title Baru Dilantik, PM Inggris Andy Burnham Telepon Donald Trump Bahas Selat Hormuz

Dalam rencana SAS akan diterbangkan dan mendarat di Bandara al-Ghaydah di al-Mahra, lalu dengan dipandu orang lokal yang mereka bergerak memburu penyerang kapal ke wilayah Yaman timur.

Sejauh ini militer Inggris mendapatkan informasi intelijen dari Amerika dan Israel bahwa pesawat tanpa awak yang menyerang kapal tanker diterbangkan dari Yaman timur dan diduga kuat pelakunya adalah milisi bersenjata Houthi.

Perlu diketahui, mantan prajurit militer Inggris itu berada di kapal tanker Israel karena dia bekerja sebagai keamanan kapal di Perusahaan Embry Inggris.

Baca: Raut Wajah Jenderal Andika saat Bukti Skandal Main Uang TNI AD Dibuka

Presiden FIFA Gianni Infantino serahkan trofi Piala Dunia kepada kapten Timnas Spanyol Rodri di hadapan Donald Trump

Spanyol, Inggris hingga Prancis Terancam Absen di Piala Dunia 2030, UEFA Ancam Boikot Kompetisi FIFA jika FFE Disetujui

Tim-tim elite Eropa seperti Spanyol, Inggris hingga Prancis terancam absen pada Piala Dunia 2030. Hal ini beriringan dengan boikot UEFA terhadap program FIFA.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut