Quo Vadis TNI AU?

Formasi jet tempur TNI AU.
Sumber :
  • ANTARA/Widodo S. Jusuf

"Dengan demikian di penghujung Renstra IV, TNI AU akan mampu memantapkan jati diri sebagai tentara profesional dengan peralatan dan alutsista modern, untuk siap dihadirkan di mana saja dan kapan saja," kata Yuyu.

img_title Prajurit TNI AD Tewas Dikeroyok di Penjaringan Jakut

Selain itu, Yuyu mengatakan bahwa institusinya itu terus mendukung salah satu program pemerintah yang menjadi prioritas nasional yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara, serta mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, di mana TNI AU harus memiliki kemampuan yang optimal untuk mengamankan program tersebut dengan melaksanakan maritime air strike (serangan udara maritim) dan maritime air support (dukungan udara maritim).

Pesawat jet tempur TNI AU yang akan atraksi pada Minggu, 9 April 2017.

img_title Kodam: Rachel Vennya Dibantu Paskhas TNI AU saat Kabur Karantina

(Pesawat tempur TNI AU).

Koopsau III

img_title Gawat, Jenderal Bintang 2 TNI Dipukuli Warga

Kemudian, mereka juga berencana membentuk pembentukan Komando Operasi
TNI AU III (Koopsau III) dan validasi organisasi untuk memperjelas rantai  komando dan tanggung jawab satuan, sehingga terwujud satu kesatuan komando (unity of command) dan interoperability yang lebih baik dengan Angkatan Darat dan Angkatan Laut dalam melaksanakan tugas operasi gabungan.

Usai upacara, Yuyu menyampaikan bahwa Koops AU III itu akan dibentuk di wilayah Indonesia Timur, yaitu Biak. Pembentukan Koops AU baru itu dalam rangka memperkuat pertahanan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Karena wilayah timur kan cukup luas, maka kita tambah satu Koops AU mudah-mudahan prosesnya tidak terlalu lama lagi untuk segera dibentuk," kata Yuyu.

Persiapan pembentukan Koops AU baru di Biak itu sudah berjalan. Biak dipilih sebagai Koops AU baru karena fasilitas infrastrukturnya sudah tersedia sehingga mereka tidak harus mengeluarkan anggaran terlalu banyak lagi.

Lebih jauh ia katakan, penambahan Koops AU di wilayah timur Indonesia itu, nantinya TNI AU akan membentuk satu Skuadron Tempur dan satu skuadron Angkut. Ia menegaskan, satu Skuadron Tempur dan Satu Skuadron Angkut yang akan ditaruh di Biak nanti bukanlah pindahan dari Koops di Wilayah Barat dan Wilayah Tengah.

"Jadi kita akan bentuk baru satu Skuadron Tempur dan Skuadron Angkut, tidak memindahkan dari Wilayah Barat dan Tengah. Kami sudah usulkan itu kepada Panglima TNI, dan Panglima TNI sedang proses, jadi kita tinggal tunggu perintah atau keputusan dari atas saja," tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut