Meredam Dendam Terpendam Jakmania di GBK

Aksi tabur bunga dan lilin Jakmania sebagai tanda belasungkawa untuk Muhammad Fahreza, yang meninggal akibat dianiaya.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Radhitya Andriansyah

"Lebih baik jamnya (jam belajar) lebih panjang di sekolah, supaya anak-anak seperti itu kita bina di sekolah," ujar Ahok.

img_title Sikap Kemenpora Terkait Bentrok Jakmania di Tol Palimanan

Sementara itu, atas kerusuhan berdarah itu, The Jakmania dipastikan takkan bisa ikut mendampingi Persija Jakarta dalam enam laga kandang dan tandang TSC.

Ancaman sanksi bagi Persija direkomendasikan PT Gelora Trisula Semesta (GTS), dalam pertemuan yang digelar di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, kemarin, dan dihadiri perwakilan PSSI, manajemen Persija, PT GTS, dan kepolisian dihasilkan rekomendasi sanksi khususnya untuk The Jakmania.

img_title Jakmania yang Tewas Masih Kerabat Ramdani Lestaluhu

Selain diharuskan mengganti kerugian materi dan korban akibat insiden The Jakmania dengan aparat kepolisian, manajemen Persija juga dihadapkan pada kemungkinan timnya takkan bisa disaksikan oleh para pendukungnya.

Direktur Utama PT. GTS, Joko Driyono, menjelaskan ancaman sanksi yang kemungkinan besar akan dijatuhkan kepada Persija.

img_title Jakmania Tewas di Tol Cipali dari Korwil Kalimalang

"Macan Kemayoran" terancam sanksi bertanding tanpa kehadiran suporter dalam enam laga ke depan, baik kandang maupun tandang per pekan ke-9, tanggal 3 Juli 2016 mendatang.

Setelah itu, The Jakmania juga dilarang menggunakan atribut saat menyaksikan pertandingan hingga kompetisi TSC berakhir (setelah larangan hadir selama enam pertandingan).

"Persija dipastikan takkan bisa bermain tanpa dukungan suporter (The Jakmania) dalam enam pertandingan. Setelah itu, para suporter diperkenankan untuk hadir tapi dengan catatan tidak mengenakan atribut klub," kata Joko.

Ancaman sanksi ini masih jadi prediksi sanksi minimum bagi Persija. Sanksi bisa saja dijatuhkan lebih berat, lantaran keputusan final masih akan menunggu sidang Komisi Disiplin (Komdis) PT. GTS yang baru akan diumukan pada hari ini, Selasa 28 Juni 2016.

Selanjutnya... Dendam Terpendam di GBK....

Dendam Terpendam di GBK

Bentrokan antara Jakmania dan aparat kepolisian bukan kali ini saja terjadi. Di pertandingan sebelumnya menjamu PS TNI bentrokan pun terjadi. Hanya, ketika itu skalanya masih kecil dibanding dengan yang terjadi akhir pekan lalu.

Teriakan Jakmania "Pembunuh. Pembunuh. Pembunuh" dari tribun yang ditujukan kepada aparat kepolisian selalu bergema di dua pertandingan kandang tersebut. Sebagai bentuk protes lainnya, tak jarang petasan dan flare sengaja dilempar ke arah aparat kepolisian berdiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut