Setelah Ahok Minta Maaf
- VoxPop.co.id/Muhamad Solihin
Anggota Komisi IX DPR ini pun heran dengan mereka yang memainkan isu SARA dalam kontesasi Pilkada ini. Menurutnya, menyinggung masalah SARA akan merusak semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika', frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan seringkali diterjemahkan menjadi “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.
Secara filosofi, bangsa ini memang terbentuk dari beragam suku, agama, ras, dan golongan, sehingga mengeksploitasi kelebihan ini secara negatif, sama saja mengikis persatuan.
"Jangan lah kita robek Bhinneka Tunggal Ika ini hanya demi kepentingan sekelompok orang dan partai saja," ujar Irma.
Kegundahan Irma memang masuk akal, karena mengedepankan isu SARA sebagai pijakan kampanye, hanya mengajak masyarakat memilih berdasarkan emosi. Padahal untuk memajukkan bangsa, khalayak mesti memiliki materi agar dapat menimbang pilihan yang ada. Di situ fungsi program, serta visi dan misi dari pasangan calon.
