Mewaspadai Konten Dewasa di Film Superhero dan Anak-anak
- Disney
Di balik kontroversi tersebut, Josh sangat bangga memerankan karakter LeFou. "Kalian tahu, aku senang bahwa karakter ini, saya pikir ini berbeda dari aslinya karena ia lebih kompleks," ujar aktor berkacamata ini.
Seruan Boikot Disney
Dampak menampilkan sosok homoseksual di film Beauty and The Beast berbuntut panjang. Hal ini berdampak juga pada taman hiburan milik Disney, Disneyland. Dalam sebuah blog, seorang ibu bernama Brooke Poston mengungkapkan rasa kecewa dengan adanya adegan gay di film tersebut.
Sebagai bentuk protesnya, ibu ini membatalkan liburannya ke Disney World. Rencananya, Poston akan mengunjungi Disney bersama suami dan kedua anaknya. Namun, hal itu langsung dibatalkan setelah mendengar bahwa film Beauty and The Beast mendukung LGBT.
"Saya tidak akan membayar hiburan yang tidak sesuai dengan keyakinan pribadi saya," ujarnya seperti dilansir dari Huffington Post.
Ia mengungkapkan bahwa Dsiney telah memaksa dan merusak pemikiran anak-anak. "Mereka tidak membuat penonton memilih, tetapi dengan memaksa untuk menjadi mainstream," ujarnya.
Sebagai orangtua, ia sangat mengkhawatirkan film yang menampilkan potongan cerita yang menggambarkan sesama jenis. Meski demikian, ia menyatakan menghargai dan menghormati setiap orang dengan keputusan masing-masing.
"Saya tahu bahwa manusia harus diperlakukan sama, dan penuh hormat. Tapi saya punya hak untuk tetap setia pada keyakinan agama saya," ujarnya.
Tulisan tersebut langsung mengundang reaksi. Beberapa orang mengekspresikan kemarahan mereka dan beberapa lagi juga ikut membatalkan perjalanan dan memboikot Disney.
Kabarnya, tulisan tersebut sangat berpengaruh terhadap bisnis Disney lainnya. "Pendapatan Disney yang rata-rata memiliki laba US$10 miliar bisa hancur karena keputusan para ibu," tulis Samantha Snyder.
Situs aktivis OneMillionMom, dari American Family Association telah memiliki petisi yang telah memiliki sekitar 50 ribu tanda tangan. Mereka menentang film Beauty and The Beast, dan ajakan memboikot Disney.
"Ini jenis pelarangan dan upaya boikot yang bergerak lebih cepat," kata John Roberts dari Partner and Portfoliso Manager seperti dilansir dari Motley.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Disney soal kontroversi film Beauty and The Beast yang disebut-sebut memengaruhi bisnis Disney yang lain.
