Kosmetik: Jadi Cantik atau Sakit?

Ilustrasi kosmetik/make-up.
Sumber :
  • Pixabay/Schweiz

Phthalate yang merupakan bahan kimia dalam banyak produk kosmetik dan perawatan pribadi, seperti cat kuku, parfum, losion, dan hair spray bisa memicu meningkatnya risiko kanker payudara, perkembangan payudara lebih cepat pada anak perempuan dan lahir cacat. Sedangkan tricolson yang biasa ditemukan dalam pasta gigi, sabun antibakteri, dan deodoran dapat mengganggu hormon tiroid, reproduksi dan mengiritasi kulit.

img_title Penimbun 26 Ton Minyak Goreng di Jaksel Perusahaan Kosmetik

Sementara itu, sodium lauryl sulfate (SLS)/natrium laureth sulfate (SLES) yang dikombinasi dengan bahan kimia lain dapat membentuk nitrosamin dan kanker, mengganggu pernapasan dan merusak ginjal. Bahan ini biasanya ditemukan dalam sampo, pembersih, maskara, dan obat jerawat.  

Bahkan, formalin pun juga terkandung dalam produk kosmetik dan perawatan pribadi seperti cat kuku, sabun, kondisioner, sampo, pembersi, eye shadow ini juga laik dihindari. Menurut International Agency for Research on Carcinogens (IARC), bahan ini dapat memicu kanker hidung dan nasofaring, menyebabkan alergi kulit dan membahayakan kekebalan tubuh.   

img_title Cerita Jatuh Bangun Suami Istri di Bandung Bangun Bisnis saat Pandemi

Bahan lainnya adalah toluene, yang ditemukan pada cat dan perawatan kuku, produk pewarna rambut ini dapat mempengaruhi sistem pernapasan, menyebabkan mual, dan mengiritasi kulit Anda. Ibu hamil dianjurkan untuk menghindari paparan uap toluen, karena dapat menyebabkan masalah perkembangan janin.

"Propylene glycol yang merupakan alkohol organik juga sebaiknya dihindari, karena dapat mengiritasi kulit," ujar Cunningham.

img_title Jangan Tertipu, Kenali Lagi Ciri Produk Kosmetik Berkualitas

Bahan ini bisa menyebabkan dermatitis serta gatal-gatal. Propylene glycol dapat ditemukan dalam produk pelembab, tabir surya, kosmetik, kondisioner, sampo, dan hair spray. Sementara itu, bahan kimia tabir surya juga masuk dalam daftar merah, lantaran bisa menyerap sinar ultraviolet, yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan kanker.

Berikutnya, cara memilih kosmetik aman>>>

Cara memilih kosmetik aman

Jangan sampai kosmetik untuk membuat Anda cantik justru mendatangkan penyakit. Untuk menghindari penyakit dari bahan kimia berbahaya dalam produk kosmetik dan perawatan pribadi, kejelian, dan kewaspadaan sangat diperlukan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah produk itu aman, atau berbahaya.

"Jadi, apapun yang dipakai harus dicek dahulu, jangan dilihat dari kemasan saja," kata ahli kecantikan di NMW Skin Care, dr M Niken Pattimahu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut