Keutamaan Membaca dan Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Amalan Mendekati Malam Lailatul Qadar

Keutamaan Tadarus Alquran di Bulan Ramadan.
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an. Pada bulan inilah kitab suci diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. 

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Karena itu, salah satu amalan yang paling dianjurkan selama Ramadhan adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an, bahkan menargetkan khatam satu kali atau lebih sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah.

Tradisi mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan bukan sekadar budaya, melainkan memiliki dasar kuat dalam sunnah Nabi Muhammad SAW. 

img_title Paxel Catat Pengiriman Lebaran 2026 Tak Hanya Didominasi Barang Makanan

Teladan Rasulullah dalam Bertadarus

Mengutip dari NU Online, dalam hadits riwayat Ibnu ‘Abbas dijelaskan:

img_title Usai Ramadan, Orang Indonesia Makin Selektif dalam Berbelanja

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Artinya: Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah saw adalah manusia yang paling lembut terutama pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril as menemuinya, dan adalah Jibril mendatanginya setiap malam di bulan Ramadhan, dimana Jibril mengajarkannya Al-Qur’an. Sungguh Rasulullah saw orang yang paling lembut daripada angin yang berhembus (HR Bukhari).

Hadits ini menunjukkan bahwa setiap malam di bulan Ramadhan, Rasulullah bertadarus bersama Malaikat Jibril. Para ulama menjelaskan bahwa dalam peristiwa tersebut Nabi mengkhatamkan Al-Qur’an sekali setiap tahun di bulan Ramadhan. Bahkan pada tahun terakhir menjelang wafatnya, beliau mengkhatamkannya dua kali.

Dari sini, khatam Al-Qur’an di bulan Ramadhan memiliki landasan langsung dari praktik Rasulullah.

Anjuran Memperbanyak Baca Al-Quran di Malam Hari

Sementara itu, ulama besar Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Bughyah al-Insan fi Wadza’if Ramadhan menjelaskan:

و دل الحديث أيضا على استحباب دراسة القرآن في رمضان والاجتماع على ذلك، وعرض القرآن على من هو أحفظ له، وفيه دليل على استحباب الإكثار من تلاوة القرآن في شهر رمضان

Artinya: Hadits ini juga menunjukan kesunnahan bertadarus Al-Qur’an pada bulan Ramadhan secara berjamaah. Menyetorkan Al-Qur’an kepada orang yang lebih hafal darinya. Hadits ini sekaligus menunjukkan kesunnahan memperbanyak membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan (Ibnu Rajab, Bughyah al-Insan fi Wadza’if Ramadhan, halaman 42).

Ibnu Rajab juga menekankan bahwa tadarus tersebut dilakukan pada malam hari. Waktu malam dinilai lebih kondusif untuk membaca, merenung, dan menghayati makna ayat-ayat Al-Qur’an karena suasana lebih tenang dan minim gangguan.

Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan waktu setelah tarawih atau pada sepertiga malam terakhir untuk menyelesaikan target bacaan hingga khatam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut