Momen Ustaz Abdul Somad Kena Sindir Pertanyaan Jemaah soal Kuliah di Timur Tengah

Ustaz Abdul Somad
Sumber :
  • Instagram @ustadzabdulsomad

VoxPop Trending – Ustaz Abdul Somad (UAS) merupakan dai yang kerap menyampaikan soal ilmu hadis dan fiqih di setiap ceramahnya. Selain itu ia juga dikenal luas lantaran penyampaian dakwahnya yang humoris namun tegas.

img_title Gelombang Migran Ilegal Serbu Ceuta, Menlu Jerman Desak Komisi Eropa Lindungi Perbatasan

Pandangannya tentang Islam dianggap sebagai konservatif dan objektif dengan ceramahnya mencakup topik literal tentang Al-Qur'an dan Sunnah dari Nabi Muhammad SAW.

Namun, baru-baru ini ada satu momen unik di mana UAS merasa tersindir dengan sebuah pertanyaan dari jemaahnya. Seperti diketahui, selepas menyelesaikan ceramah, UAS kerap membuka sesi tanya jawab.

img_title Jumlah Imigran Tewas saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Ustadz Abdul Somad

Photo :
  • Twitter @MCAOps

Bagaimana pandangan ustaz tentang anak-anak yang sekolah di Timur Tengah. Setelah tamat pulang ke Tanah Air membawa pemahaman yang kurang sesuai dengan kultur dan karakter dasar keIndonesiaan, merasa ibadahnya paling benar,” ujar Ustadz Abdul Somad membacakan secarik kertas berisi pertanyaan jemaah, dikutip dari akun TikTok, pencari_hidayah101, Jumat 9 Desember 2022

img_title Ratusan Imigran Maroko Bentrok dengan Aparat Gegara Terobos Perbatasan Spanyol

Sontak UAS pun terkejut dengan pertanyaan itu, ia merasa jika pertanyaan tersebut mengarah kepadanya. Sebab, seperti yang diketahui UAS sempat menempuh pendidikan S1 Universitas Al-Azhar, Mesir (2002), S2 Dar El Hadith El Hassania, Kerajaan Maroko (2006), dan S3 Universitas Islam Omdurman, Sudan (2019).

 “Wah, (pertanyaannya untuk) saya ini, nyindir saya ini, katanya Timur Tengah, saya S1 di Mesir, S2 di Maroko, S3 sekarang di Sudan, nampak-nampaknya saya disindirnya nih,” ungkap UAS bercanda, dibarengi tawa para jemaah yang hadir

UAS pun lanjut membaca pertanyaan jemaah di selembar kertas itu. “Kemudian mudah memvonis ibadah orang lain bid'ah, dan tak ada contoh langsung dari Nabi, apakah pandangan tersebut muncul dari sistem kurikulum di kampusnya atau lingkungan pergaulannya.” Demikian pertanyaan jemaah

Menjawab pertanyaan tersebut UAS pun menyampaikan kurikulum dan metode pembelajaran yang ia ikuti selama menempuh pendidikan di Timur Tengah. Namun, secara tegas ia membantah jika dianggap senang membid'ah-kan pemahaman orang lain.

“Saya mengamalkan ini (ilmu yang didapat), tapi saya tidak membid'ah-kan yang ini (pemahaman orang lain). Kami diajarkan tidak boleh membid'ah-kan selama masih ada dalil-nya,” tegas UAS

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut