Ini yang Jadi Pertimbangan Polisi dalam Menangkap Jessica Wongso Tahun 2016 Lalu

Edi Hasibuan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Jakarta – Kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Kumala Wongso dalam tewasnya Wayan Mirna Salihin kembali mencuat. Belakangan muncul pertanyaan di mayarakat bagaiman polisi saat itu menangkap Jessica dana apa yang menjadi pertimbangannya.

img_title Cegah Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi Terulang, Malaysia Tugaskan Polisi di Bandara

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI), Edi Hasibuan megungkapkannya di acara Catatan Demokrasi di tvOne. Simak sebagai berikut:

Film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso

Photo :
  • Netflix
img_title Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita 45 Tahun di Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

“Tapi apa video yang muncul di persidangan menjadi pertimbangan bahwa Jessica yang bersalah?” ujar pembawa acara Catatan Demokrasi, dikutip Kamis, 12 Oktober 2023.

Edi menjawab pertanyaan mengenai status hukum Jessica terlebih dahulu saat ini dan memaparkan kemungkinan-kemungkinan adanya solusi dalam kasus ini:

img_title Kasus SPG Direkam Diam-diam Jadi Konten Berbuntut Panjang, Polisi Mulai Selidiki

“Jadi memang kalo dari segi hukum ya, karena memang ini sudah PK (Peninjauan Kembali), tentu saja memang sudah dianggap selesai. Karena memang tidak mungkin ada PK kembali ya,” ungkapnya.

“Kalau misalnya ada solusi-solusi lain adalah, kemungkinan bisa diajukan grasi, apabila Jessica mau mengajukan ke Presiden. Tetapi juga persyaratannya adalah dia harus mengakui perbuatannya, bahwasannya dia melakukan perbuatan itu,” tutur Edi Hasibuan.

Kemudian Edi menceritakan penangkapan Jessica padw 2026 lalu, yang dilakukan secara tiba-tiba.

"Saya masih ingat betul bagaimana ketika 2016 lalu, ketika kasus ini terjadi, begitu banyak sorotan masyarakat, sehingga terjadi di kafe Olivier ada orang minum kopi sianida. Jadi ada di dalam video CCTV itu, jadi saat polda Metro Jaya waktu itu melakukan penangkapan terhadapan Jessica. Saya malah waktu itu sempat marah, kenapa? Karena waktu itu memang ramai ya, kemudian banyak sorotan, tiba-tiba melakukan penangkapan pada saat itu,” katanya.

“Jadi kami datang, saya tanya kenapa sudah melakukan penangkapan terhadap Jessica? Dan setelah meminta izin kepada Kapolda Metro Jaya, Bapak Tito Karnavian, dan kemudian saya bertemu dengan Krisna Murti waktu itu menjadi Direktur Kriminal Umum Metro Jaya, dan saat itu ada Fedy Sambo sebagai Wadirnya,” lanjutnya.

Edi Hasibuan

Photo :
  • Tangkapan Layar

“Kemudian setelah dijelaskan, kami lalu mendapatkan paparan bahwasan polisi melakukan penangkapan berdasarkan ada dua CCTV yang dipaparkan kepada kami. Pertama adalah CCTV itu terlihat di dalam CCTV dengan jelas, ada menit ke menit, terlihat dengan jelas bagaimana Jessica hadir, kemudian ketika dia hadir, lalu di depannya ada paperbag, ada dua waktu itu. Kemudian, setelah lama kemudian, datang kiriman kopi, setelah kopi datang, kelihatan dengan jelas di dalam CCTV itu ada gerakan tangan,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut