Usai Viral Didemo Ratusan ASN Gegara Suka Tampar dan Pecat Sepihak, Menteri Satryo: Sedang Adakan Restrukturisasi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Satryo Soemantri
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop – Belum lama ini, publik tengah dihebohkan dengan adanya demo oleh ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di lingkungan Kemdiktisaintek pada Senin, 20 Januari 2025.

img_title Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Diketahui, demo tersebut dilakukan sebanyak kurang lebih 235 pegawai itu ditujukan untuk menyampaikan kepada khalayak, bahkan ke Presiden RI Prabowo Subianto. Aksi tersebut dikarenakan adanya perlakuan tidak adil yang dibebankan kepada pegawai.

Pegawai Kemendikti Gelar Demo

Photo :
  • X @zanatul_91
img_title Polisi Tangkap Wanita 45 Tahun di Ciamis Jabar, Diduga Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Menanggapi aksi demo tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Satryo Soemantri akhirnya buka suara. Ia menegaskan dua tokoh demonstrasi yang melakukan aksi pada Senin (20/1) pagi merupakan bagian dari restrukturisasi jajaran Kemdiktisaintek.

Bahkan ia telah mengundang dua tokoh dalam aksi tersebut yaitu Neni dan saudara Witno. Hal itu dilakukan untuk berbicara dan berdiskusi dengan jajaran dari Kemdiktisaintek.

img_title Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini

"Pada intinya saya menyampaikan kepada mereka semua, baik jajaran saya maupun kedua tokoh aksi tersebut, bahwa kementerian kami ini sedang mengadakan restrukturisasi," ujar Satryo, dikutip VoxPop dari Antara Selasa, 21 Januari 2025.

Lebih lanjut, ia menyampaikan ada pergeseran posisi dari karyawan dan staf karena adanya perubahan dari Kemendikbutristek menjadi Kemendiktisaintek pada pemerintahan lalu lalu. Dalam proses ini memang cukup banyak staf atau karyawan yang ditempatkan kembali.

"Tentu ada beberapa tempat-tempat baru yang harus diisi juga dan tempat-tempat yang sudah ada itu akan dilihat kembali mengenai peranan, tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta kesesuaian dengan staf yang ada," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para pegawai menyuarakan keluhan terkait dugaan arogansi Menteri Satryo dan keluarganya yang dianggap mencampuri urusan kementerian. Dalam demo tersebut mengenakan  para pegawai kompak mengenakan pakaian serba hitam sembari membawa pesan protes.

Bahkan aksi ini dilakukan dengan menyanyikan sejumlah lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya dan Bagimu Negeri, teriakan yel-yel, serta pembentangan spanduk dan sejumlah karangan bunga.

Selain itu, para pegawai juga memberikan pesan kepada keluarga Menteri Satryo yang dinilai terlalu ikut campur dalam pengelolaan kementerian. Dalam pesan tersebut terlihat "Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri.”

Seorang karyawan di Perusahaan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Tangerang diduga jadi korban aksi penyekapan

Mau Resign, Pegawai Koperasi Simpan Pinjam di Tangerang Diduga Disekap dan Dianaya Bosnya

Korban menyampaikan kepada bosnya mengundurkan diri dan mengembalikan aset. Namun saat itu bosnya tidak langsung menerima, melainkan orangnya disekap dan dianiaya.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut