Pimpinan NATO Minta Korsel Tingkatkan Dukungan Militer bagi Ukraina

Logo dan Tagline baru VoxPop News & Insights
Sumber :

VoxPop Dunia – Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Senin, 20 Januari 2023 meminta Korea Selatan untuk meningkatkan dukungan militernya kepada Ukraina,.

img_title Korsel Lanjutkan Bangun Jalur Kereta ke Korut pada 2027

Stoltenberg manyarankan Seoul untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya agar tidak mengekspor senjata ke negara-negara yang berkonflik.

VoxPop Militer: Sistem rudal KM-SAM (Cheolmae-2) militer Korea Selatan

Photo :
  • cnbc.com
img_title AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

Stoltenberg berada di Seoul dalam paruh pertama perjalanannya ke Asia, yang juga akan mengunjungi Jepang, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan hubungan dengan sekutu demokrasi di kawasan tersebut dalam menghadapi konflik Ukraina dan meningkatnya persaingan dari Tiongkok.

Ia bertemu dengan para pejabat tinggi Korea Selatan pada Minggu, 29 Januari 2023, dan pada hari Senin ia mendorong Seoul untuk berbuat lebih banyak demi membantu Kyiv, dengan mengatakan bahwa ada “kebutuhan yang mendesak akan lebih banyak amunisi.”

img_title Media Korea Selatan Soroti Kelakuan Tak Biasa Pemain Vietnam usai Kalahkan Timnas Indonesia 3-0 di Piala AFF 2026

Ia mencontohkan negara-negara seperti Jerman dan Norwegia yang “sejak lama memiliki kebijakan untuk tidak mengekspor senjata ke negara-negara yang berkonflik,” namun merevisi kebijakan tersebut setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menginvasi Ukraina Februari tahun lalu.

“Jika kita percaya pada kebebasan, demokrasi, jika kita tidak ingin otokrasi dan pemerintahan totaliter menang, maka mereka memerlukan senjata,” katanya saat berbicara di Chey Institute di Seoul.

Korea Selatan adalah pengekspor senjata yang semakin penting secara global dan belum lama ini mengajukan kesepakatan untuk menjual ratusan tank ke negara-negara Eropa, termasuk Polandia yang merupakan anggota NATO.

Namun undang-undang Korea Selatan melarang ekspor senjata ke negara-negara yang terlibat konflik secara aktif, yang diakui Seoul membuat kesulitan menyediakan persenjataan secara langsung bagi Kyiv, meski telah memberikan bantuan berupa peralatan tidak mematikan dan bantuan kemanusiaan.

Korea Selatan pertama kali memulai kontribusi terhadap bagi NATO tahun lalu

Sekjen NATO Jens Stoltenberg saat berada di Ankara Turki

Photo :
  • AP Photo/Burhan Ozbilici

Selain itu, Stoltenberg mengatakan belum jelas kapan konflik di Ukraina akan berakhir. Ia mengatakan, Putin tengah mempersiapkan “lebih banyak perang” dan secara aktif mendapatkan senjata dari berbagai negara, termasuk Korea Utara.

Pyongyang membantah mengirimkan senjata ke Moskow dan pada hari Minggu mengatakan bahwa AS akan menghadapi “konsekuensi yang sangat tidak diinginkan” apabila terus menyebarkan “rumor buatan sendiri” itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut