Eks PM Bangladesh Sheikh Hasina Divonis Mati atas Kejahatan Kemanusiaan

Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina
Sumber :
  • Associated Press

Dhaka, VoxPop – Pengadilan di Dhaka menjatuhkan hukuman mati kepada Perdana Menteri Bangladesh yang buron, Sheikh Hasina, setelah menyatakan dirinya bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi tahun lalu selama demonstrasi massal anti-pemerintah.

img_title Kebakaran Hebat Landa Ruko Central Cikini, 20 Mobil Damkar Dikerahkan

Putusan itu dibacakan oleh Pengadilan Kejahatan Internasional di Dhaka, yang juga menghukum sejumlah mantan pejabat dekat Hasina.

Hasina melarikan diri ke India pada 5 Agustus tahun lalu, di puncak gelombang protes besar yang menyebabkan lebih dari 1.400 orang tewas.

img_title Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya

Sosok Sheikh Hasina, PM Bangladesh yang Mengundurkan Diri

Photo :
  • Foto: Al Jazeera

Ia kemudian dijerat dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan dan sejumlah tuduhan lainnya.

img_title Kronologi Pilot Malaysia Kepergok Bawa 25 Kg Ekstasi ke Jakarta, Upahnya Bikin Geleng Kepala

Pemberontakan mahasiswa tahun lalu menggulingkan pemerintahan Liga Awami yang dipimpin Hasina, yang telah berkuasa di negara Asia Selatan itu lebih dari 15 tahun.

Dalam putusannya, pengadilan menyatakan Hasina bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan tersebut dan menyebutnya sebagai “komandan tertinggi atas seluruh kekejaman.”

Majelis hakim yang dipimpin Hakim Md Golam Mortuza Mozumder menyebut kejahatan itu dilakukan dengan sepengetahuan Hasina, sebagaimana tertulis dalam putusan setebal 453 halaman. (Ant)

Direktur Pengendalian Perhutanan Sosial Kemenhut Marcus Octavianus Susatyo (tengah)

Indonesia Dorong Negara ASEAN Perkuat Hak Kelola Hutan untuk Masyarakat

Kemenhut dorong penguatan tata kelola perhutanan sosial di ASEAN sebagai upaya perkuat kepastian tenurial sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan hutan.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut