Mantan Kekasih Jeffrey Epstein Siap Buka-bukaan soal Donald Trump, Ini Syaratnya
- Getty Image
Anggota DPR dari Partai Demokrat, Ro Khanna, mendesak agar Maxwell dipindahkan kembali ke penjara dengan keamanan maksimum setelah ia menolak bersaksi.
“Siapa saja pria lain yang memperkosa gadis-gadis di bawah umur itu? Apakah dia pernah membicarakan kesepakatan dengan Donald Trump? Mengapa dia tidak menggunakan Amandemen Kelima saat ditanya oleh Blanche, tetapi sekarang justru menggunakannya untuk hal-hal yang sebenarnya tidak memberatkannya, melainkan menyeret banyak orang lain dalam lingkaran Epstein?” kata Khanna.
Sementara itu, para politisi Demokrat yang menyelidiki Epstein Files menyebut bahwa nama Trump telah disensor di banyak bagian dokumen yang seharusnya tidak perlu disensor.
“Pengacara Epstein merangkum dan mengutip pernyataan Trump yang mengatakan bahwa Jeffrey Epstein bukan anggota klubnya di Mar-a-Lago, melainkan hanya tamu, dan bahwa ia tidak pernah diminta pergi. Namun pernyataan itu justru disensor tanpa alasan yang jelas dan masuk akal,” ujar anggota DPR Jamie Raskin.
Mereka juga mendesak agar Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dicopot dari jabatannya setelah terungkapnya email-email antara dirinya dan Epstein.
Sebelumnya, Lutnick secara terbuka mengklaim bahwa ia hanya pernah bertemu Epstein satu kali dan langsung memutuskan untuk tidak ingin bertemu lagi. Namun, email-email yang terungkap menunjukkan bahwa Lutnick sempat membahas rencana mengunjungi pulau milik Epstein, bertahun-tahun setelah Epstein divonis karena membujuk anak di bawah umur untuk prostitusi.
“Menteri Perdagangan Howard Lutnick telah berbohong kepada publik soal hubungannya dengan Epstein. Sekarang kita tahu bahwa mereka pernah berbisnis bersama. Dia tidak pantas menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Dia seharusnya mengundurkan diri,” kata anggota DPR Demokrat Adam Schiff.
Seruan itu juga didukung oleh anggota DPR dari Partai Republik, Thomas Massie.
“Sejujurnya, Lutnick seharusnya mempermudah urusan presiden dan memilih mundur saja,” ujar Massie.
Ketua Komite Pengawasan DPR, James Comer, sejauh ini menolak mendukung penerbitan surat panggilan resmi terhadap Lutnick.
Sementara itu, Bill dan Hillary Clinton dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan komite tersebut pada pekan ini. Meski keduanya meminta agar sidang dilakukan secara terbuka, proses kesaksian akan tetap berlangsung secara tertutup.
