Putri Kim Jong Un Berusia 13 Tahun Terancam Dijegal Bibinya yang Kejam Jadi Pemimpin Korea Utara

Kim Jong Un dan Putrinya (Kiri), Adik Kim Jong Un (Kanan)
Sumber :
  • NDTV

Korea Utara, VoxPop –Putri Kim Jong Un yang baru berusia sekitar 13-14 tahun disebut-sebut bisa saja terlibat dalam perebutan kekuasaan yang berbahaya dengan bibinya sendiri, setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan menunjuk satu-satunya anaknya sebagai penerusnya.

img_title Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakat Pererat Kerja Sama, Satu Isu Krusial Justru Tak Dibahas

Menurut badan intelijen Korea Selatan, Kim Ju Ae telah dipilih untuk memimpin negara bersenjata nuklir tersebut ketika ayahnya meninggal dunia. Intelijen Korea Selatan meyakini remaja itu, yang kini tingginya hampir menyamai sang ayah, sudah mulai dipersiapkan untuk melanjutkan dinasti Kim.

Namun ketika saat itu tiba, ia kemungkinan akan menghadapi tantangan langsung dari bibinya yang berpengaruh, Kim Yo Jong. Hal ini diungkapkan oleh Rah Jong Yil, mantan duta besar Korea Selatan untuk Inggris sekaligus mantan wakil kepala badan intelijen Seoul.

img_title Xi Jinping: China-Korut Berbagi Sungai, Gunung dan Nasib yang Sama

Kim Yo Jong diketahui memiliki dukungan politik dan militer yang kuat di Korea Utara. Ia kerap dianggap sebagai orang kedua paling berkuasa di Korea Utara sebuah negara di mana persaingan kekuasaan bahkan bisa berujung pada pembunuhan, termasuk terhadap anggota keluarga sendiri.

Melansir laman New York Times, Selasa 17 Februari 2026, Rah mengatakan, semua akan bergantung pada waktu dan situasi. Namun jika Kim Yo Jong merasa memiliki peluang untuk menjadi pemimpin tertinggi, ia diyakini tidak akan ragu mengambil kesempatan itu. Menurutnya, kemungkinan terjadinya perebutan kekuasaan cukup besar.

img_title Xi Jinping ke Kim Jong Un: Persahabatan China-Korea Utara Tak Akan Berubah

Perebutan kekuasaan semacam ini bukan hal baru di Pyongyang. Saat Kim Jong Un mengambil alih kepemimpinan setelah kematian ayahnya pada 2011, ia diketahui berhasil menyingkirkan pamannya sekaligus mentornya, Jang Song Thaek.

Jang ditangkap dengan tuduhan melakukan tindakan anti-partai dan kontra-revolusi. Ia dinyatakan bersalah dan dieksekusi dengan regu tembak pada 2013.

Tak hanya itu, kakak tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam yang dulu sempat disebut sebagai calon penerus juga tewas dibunuh pada 2017 di Kuala Lumpur International Airport, Malaysia. Dua perempuan mengoleskan racun saraf VX ke wajahnya. Keduanya mengaku mengira sedang melakukan aksi iseng untuk acara YouTube Jepang, sementara pembunuhan tersebut diduga diawasi oleh agen Korea Utara.

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan Kim Ju Ae. Kehadirannya bersama sang ayah dalam Kongres Partai Buruh yang dijadwalkan akhir bulan ini dinilai akan menjadi sinyal penting.

Sejak pertama kali muncul di publik saat uji coba rudal jarak jauh pada November 2022, Ju Ae semakin sering mendampingi ayahnya di berbagai acara penting, mulai dari uji coba senjata, parade militer, hingga peresmian pabrik.

Ia juga ikut serta saat kunjungan Kim Jong Un ke Beijing pada September lalu, yang menjadi pertemuan pertamanya dalam enam tahun dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Menurut penjelasan NIS kepada anggota parlemen Korea Selatan, kemunculan Ju Ae di berbagai acara besar menunjukkan bahwa ia memang tengah diproyeksikan sebagai penerus ayahnya, meski Korea Utara dikenal sangat konservatif dan memiliki tradisi kepemimpinan yang didominasi laki-laki.

 

Ilustrasi bendera Korea Utara.

Korsel Lanjutkan Bangun Jalur Kereta ke Korut pada 2027

Proyek pembangunan jalur kereta api Korsel ke Korut telah diluncurkan pada 2015, tetapi ditangguhkan pada 2016 setelah hubungan lintas batas itu memburuk.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut