Prancis dan Sekutu Eropa Siapkan Misi Militer Buka Paksa Selat Hormuz yang Diblokir Iran
- Getty Images/Ludovic Marin
Serangan drone di Siprus menyebabkan Prancis mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle ke Mediterania, serta sebuah fregat dan unit pertahanan udara ke pulau tersebut.
Paris bersikeras bahwa pendiriannya di wilayah tersebut adalah "murni defensif."
Di atas kapal Charles de Gaulle, Macron dijadwalkan untuk berbicara dengan para pelaut yang bertugas di kelompok serang kapal induk, kata Istana Elysee.
Kapal induk tersebut merupakan jantung dari operasi angkatan laut Prancis yang juga akan memobilisasi delapan fregat dan dua kapal induk helikopter amfibi di wilayah yang luas termasuk Mediterania timur, Laut Merah, dan Selat Hormuz, katanya.
Sebuah fregat Prancis sudah ikut serta dalam "Operasi Aspides" Uni Eropa, yang diluncurkan di Laut Merah pada tahun 2024 untuk mencegah serangan terhadap kapal dagang oleh pasukan pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Macron mengatakan bahwa Prancis akan berkontribusi "dalam jangka panjang" dengan dua fregat untuk Operasi Aspides. "Yang ingin kami lakukan adalah memastikan kebebasan navigasi dan keamanan maritim," katanya.
