Trump Ogah Minta Maaf ke Paus Leo

Presiden AS Donald Trump di Georgia, AS
Sumber :
  • AP Photo/Alex Brandon

VoxPop – Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan mundur dari perseteruannya dengan Paus Leo XIV yang dipicu unggahannya di Truth Social dengan menyerang pemimpin Gereja Katolik itu dengan menyebutnya "lemah" dan "buruk untuk kebijakan Luar negeri."

img_title AS Kembali Serang Wilayah Iran dekat Perbatasan Irak

Melansir CBS News, Rabu, Trump mengatakan Paus mengatakan Paus Leo "salah dalam isu-isu tersebut" dan tidak seharusnya ikut campur dalam urusan politik. Ia menegaskan tidak berniat meminta maaf kepada Leo.

Trump menyoroti ketidaksetujuan Paus Leo terhadap deportasi massal dan perang Iran, sebelum mengirimkan unggahan tersebut. Ketika ditanya apakah ia berencana menghubungi Paus secara langsung, Trump menjawab tegas: "Tidak."

img_title Banyak Warga Sipil Jadi Korban, Paus Leo XIV Serukan Lagi Perdamaian di Timur Tengah

"Dia salah dalam isu-isu tersebut," kata Trump tentang Paus Leo. "Saya rasa dia seharusnya tidak ikut campur dalam politik. Saya rasa dia mungkin telah belajar dari ini."

Paus Leo XIV, Paus Baru Terpilih

Photo :
  • (Foto AP/Andrew Medichini)
img_title Trump: Peluang Kesepakatan dengan Iran Terbuka, AS Siap Bertindak Lagi jika Negosiasi Gagal

Trump juga mengatakan dia tidak yakin apakah Paus Leo, Paus pertama kelahiran AS, akan mengunjungi Amerika Serikat selama masa kepresidenannya. "Saya tidak tahu. Itu terserah beliau, bukan saya." ucapnya

Trump juga turut menanggapi kontroversi gambar AI yang sempat ia unggah di Truth Social pada Minggu malam, yang kemudian dihapus. Gambar tersebut menggambarkan dirinya sebagai sosok seperti Yesus dan menuai kritik dari kalangan Kristen konservatif.

Trump mengaku terkejut dengan reaksi negatif tersebut dan menyebut gambar itu dibuat oleh "seniman yang sangat cantik dan berbakat." Ia mengaku mengira gambar tersebut dimaksudkan untuk menggambarkan dirinya sebagai dokter, bukan Yesus.
 
"Saya melihat itu sebagai gambar saya sebagai seorang dokter yang sedang memperbaiki—ada Palang Merah di sana, ada, Anda tahu, orang-orang medis di sekitar saya. Dan saya seperti dokter, Anda tahu, sedikit bermain-main sebagai dokter dan membuat orang lebih baik. Jadi itulah yang dilihat orang. Itulah yang dipikirkan kebanyakan orang."

Ketika ditanya alasan penghapusan unggahan tersebut, Trump berkata: "Biasanya saya tidak suka melakukan itu, tetapi saya tidak ingin ada yang bingung. Orang-orang memang bingung."

Sebelumnya pada hari Senin di X, aktivis konservatif Riley Gaines mempertanyakan unggahan tersebut dan menyebut "sedikit kerendahan hati akan bermanfaat baginya" serta menyebut bahwa "Tuhan tidak boleh diperolok-olok."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut