Trump Ancam Bakal Hancurkan Siapa pun yang Dekati Uranium Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sumber :
  • CNBC Internasional

VoxPop – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah berada di bawah tekanan domestik yang meningkat untuk mengakhiri perang Iran, namun ia bersikeras bahwa program nuklir Teheran telah terkendali. Trump bahkan terus mengklaim bahwa Iran telah "dikalahkan secara militer," dan ia bersikeras bahwa uranium Iran dapat dipindahkan kapan pun AS mau.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

"Kita akan mendapatkannya suatu saat nanti, kapan pun kita mau. Kita akan mengawasinya," katanya kepada jurnalis televisi independen Sharyl Attkisson.

Lebih jauh, Presiden Republikan berusia 79 tahun itu mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menghancurkan siapa pun yang mendekati lokasi persediaan uranium yang diperkaya milik Iran. "Kita mengawasinya dengan sangat baik. Jika ada yang mendekati tempat itu, kita akan mengetahuinya dan kita akan meledakkannya."

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Sementara Netanyahu, sekutu dekat Trump, mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Minggu bahwa persediaan  uranium yang diperkaya Iran harus "dihilangkan" sebelum perang AS-Israel melawan Iran dapat dianggap berakhir.

"Ini belum berakhir, karena masih ada material nuklir—uranium yang diperkaya—yang harus dikeluarkan dari Iran. Masih ada situs pengayaan yang harus dibongkar,” kata Netanyahu dalam cuplikan wawancara yang akan ditayangkan kemudian pada hari Minggu di program “60 Minutes” CBS.

img_title Netanyahu Tak Takut Ditangkap Negara Anggota ICC atas Dugaan Kejahatan Perang, Ini Alasannya

"Anda masuk dan Anda mengambilnya," kata pemimpin Israel itu ketika ditanya bagaimana uranium tersebut dapat dihilangkan.

Netanyahu mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump memiliki posisi yang serupa. "Saya tidak akan berbicara tentang cara militer, tetapi presiden, apa yang dikatakan Presiden Trump kepada saya—‘Saya ingin masuk ke sana.’"

Ditanya oleh CBS bagaimana persediaan uranium dapat dikeluarkan dari Iran, Netanyahu mengatakan ia lebih memilih kesepakatan. "Saya pikir itu bisa dilakukan secara fisik. Itu bukan masalahnya. Jika Anda memiliki kesepakatan dan Anda masuk dan mengeluarkannya, mengapa tidak? Itu cara terbaik."

Ketika ditanya apakah ada opsi militer untuk merebut uranium yang tersembunyi, Netanyahu mengatakan, "Saya tidak akan berbicara tentang kemungkinan militer, rencana, atau hal semacam itu.”

"Saya tidak akan memberikan jadwal waktu untuk itu, tetapi saya akan mengatakan bahwa itu adalah misi yang sangat penting."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut