Warga Depok Dikeroyok Gegara Tak Terima Tawuran Dibubarkan

Ilustrasi tawuran
Sumber :
  • Istimewa/Andrew Tito

VoxPop – Aparat Polres Metro Depok hingga saat ini masih menyelidiki kasus penyerangan warga oleh sekelompok remaja yang terjadi pada Minggu 6 Maret 2022 dini hari.

img_title 729 Pelaku Begal dan Maling Motor di Jadetabek Disikat! Ratusan Roda Dua hingga Senjata Api Disita

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, pihaknya telah membentuk tim opsnal gabungan dengan Polsek Pancoran Mas untuk menyelidiki kasus itu.

"Kami telah membentuk tim opsnal gabungan, saat ini para pelaku sedang dalam pengejaran," kata Yogen, Selasa 8 Maret 2022.

img_title Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Kerahkan Warga Menyambutnya saat Kunker: Kasihan Nunggu Berjam-jam Panas

Ilustrasi garis polisi

Photo :
  • VoxPop / Dani (Bekasi)

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Yogen mengatakan, kronologi penyerangan warga secara membabi buta itu karena para remaja tersebut tidak terima dibubarkan saat tawuran.

img_title Sempat Dikabarkan Ditangkap Bareskrim, Kasat Narkoba Polres Tangsel Disebut Berstatus Saksi

"Jadi sebelumnya, mereka terlibat tawuran dengan kelompok lain, kemudian warga setempat menangkapi para remaja itu," kata Yogen.

Karena tak terima dengan perlakuan warga itu, kelompok remaja yang diduga berjumlah 15 orang itu langsung menyerang warga setempat.

"Mereka tak terima, pas lihat ada kerumunan warga langsung diserang," kata Yogen.

Yogen mengatakan, masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan itu.

Diberitakan sebelumnya, Gerombolan orang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor dan bersenjata tajam melakukan penyerangan terhadap warga di Situ Pitara Siwagandu Kavling Raya Cagar Alam, Pancoran Mas, Depok pada Minggu dini hari, 6 Maret 2022.

Aksi penyerangan tanpa alasan yang jelas tersebut membuat sedikitnya tiga orang terluka akibat sabetan senjata tajam. 

Ilustrasi kemiskinan.

Penduduk Miskin RI Turun Jadi 22,93 Juta Orang, BPS Catat Berkurang 430 Ribu Orang

Jumlah penduduk miskin di Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mengalami penurunan sebanyak 430 ribu. Jumlah tersebut menjadi 22,93 juta orang.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut