Miris! Gadis ABG di Palopo Diperkosa 7 Teman Sebayanya tapi Seluruh Pelaku Dilepas Polisi

Ilustrasi gadis ABG jadi korban perkosaan
Sumber :
  • VoxPop/Adjie YK Putra

Palopo - Sungguh malang nasib seorang gadis ABG di Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) karena diperkosa sejumlah temannya yang masih duduk di bangku SMP. Polisi sempat mengamankan 9 terduga pelaku yang masih di bawah umur tersebut.

img_title Kasus SPG Direkam Diam-diam Jadi Konten Berbuntut Panjang, Polisi Mulai Selidiki

Kasat Reskrim Polres Palopo Iptu Alvin Aji Kurniawan menjelaskan duduk perkaranya. Dia bilang pihak kepolisian sudah mengamankan para terduga pelaku yang tak lain merupakan rekan korban.

Pun, sembilan terduga pelaku itu diamankan setelah adanya pelaporan atas pemerkosaan terhadap korban diterima polisi pada Rabu 8 November 2023.

img_title Usai Viral Libatkan Anak Promosikan Vape, Bigmo Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

"Kami menerima laporan atas kasus persetubuhan dengan mengamankan 9 orang siswa SMP yang diduga memperkosa rekan sebayanya," kata Iptu Alvin dalam keterangannya, Sabtu, 11 November 2023.

Alvin menuturkan, dari hasil pemeriksaan, hanya 7 orang yang terbukti terlibat dalam pemerkosaan terhadap korban. Peran dua orang lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

img_title Heboh! Pria di Tangerang Dianiaya 5 Jam Lebih Hingga Dipaksa Masturbasi, Polisi Turun Tangan

"Dari 9 yang diamankan dan periksa, 7 orang siswa ditetapkan terlibat dalam kasus persetubuhan anak di bawah umur ini," ujar Alvin.

Ilustrasi gadis di bawah umur diperkosa.

Photo :
  • VoxPop/Diki Hidayat

Dia mengatakan para pelaku ternyata melakukan tindak pemerkosaan terhadap korban lebih dari satu kali. Mereka melancarkan aksinya di beberapa tempat penginapan di Kota Palopo.

"Lokasi pemerkosaan itu ada beberapa TKP yang ditemukan. Jadi, bukan hanya satu lokasi tapi dengan pelaku yang sama," jelas Alvin.

"Mereka menggilir korban, TKP-nya ada di wisma dan di tempat penginapan lain. Karena korban ini digilir," jelasnya.

Alvin menuturkan motif perbuatan terlarang itu karena para pelaku yang penasaran akan mencoba tubuh korban.  

"Para pelaku mengaku penasaran dan ingin mencoba korban. Tapi, pengakuan itu masih didalami pihak penyidik," ujarnya.

Ilustrasi pemerkosaan

Photo :
  • Tim tvOne - Jasa

Lebih lanjut, Alvin menyebut pihaknya juga sempat berkoordinasi dengan beberapa pihak termasuk Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), tokoh masyarakat, Dinas Sosial dan pihak sekolah.

"Dari hasil koordinasi itu, pihak keluarga korban dan keluarga para pelaku diminta berdamai. Hal tersebut dipilih, karena mengingat korban dan para pelaku masih di bawah umur," ujarnya.

Dengan demikian, kasus tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan di luar peradilan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut