Irjen Fadil Ingin Tim Jaguar Cs Belajar HAM ke SPN Lido

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah)
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menyebut Anggota Kepolisian yang patroli malam seperti yang sering dilakukan Tim Jaguar Polres Depok dan Raimas Backbone Polres Jakarta Timur akan dirikim ke Sekolah Polisi Negara Lido, Sukabumi, Jawa Barat guna dididik soal Hak Asasi Manusia.

img_title Pemerintah Kukuhkan 188 Penggerak HAM di Desa, Bakal Digaji UMP

"Nanti kami bangun semua, bawa ke SPN Lido, kami didik pespektif tentang HAM, persepektif tentang kejahatan, perspektif tentang komunikasi public speaking, persepektif tentang transformasi organisasi," ujarnya seperti dikutip dari akun Instagram @kapoldametrojaya, Kamis 4 November 2021.

Kata Irjen Fadil, mereka nantinya bukan patroli malam selama dua jam, namun patroli lima jam dalam satu malam. Mantan Kapolda Jawa Timur itu mengatakan struktur tim ini akan diperbaiki, begitupun kultur, instrumental, peralatan dan aspek-aspek pendukung secara hukumnya. 

img_title Menteri Pigai soal Sayembara Tangkap Begal: Tidak Etis, Semoga Cuma Guyon

"Semangat untuk menghormati hak asasi ini semakin besar. Saudara, jangankan orang baik, maling pun harus kita hormati hak asasinya. Tersangkapun harus kita hargai dan junjung tinggi haknya," ujar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada satu tim patroli akan disiapkan 10 sepeda motor, bajunya akan diseragamkan. Mereka juga akan dilatih judo. Selain itu, mereka pun dilengkapi perlatan tes narkoba dan alkohol. Para anggota patroli malam juga harus absen geotag.

img_title Pria di Bali Tewas Dikeroyok Gegara Curi Ayam, DPR: Main Hakim Sendiri Langgar HAM!

"Disitu dia bawa perlataan test kit narkoba, alkohol. Mambis (Mobile Automated Multi-Biometric Indetification System) supaya kalau ada orang bohong identitasnya dia bisa langsung (ketahuan). Nanti kami membuat absen geotag jadi dia (anggota) kemana-mana tinggal lihat saja. Tim Jaguar benar engak ke Tapos? Benar enggak ke Sawangan, dari geotagnya itu nanti (ketahuan), kami berikan juga helmet cam, jadi kalau terjadi kontak dengan pelaku (tindak kriminal) anggota ini bisa terlindungi dirinya dari alat bukti visual tersebut," paparnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Irjen Pol Fadil Imran berencana membubarkan unit-unit patroli keamanan polisi seperti tim Jaguar, Rajawali, Cobra, dan sejenisnya untuk menghindari aparat bertindak sewenang-wenang terhadap warga. 

Fadil tak akan sekadar membubarkan tim-tim itu, melainkan akan menertibkan mereka untuk dilatih berbagai macam pengetahuan dan keterampilan dan dilengkapi peralatan yang memadai hingga menjadi tim yang profesional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut