Mayat Pria Terbakar di Serpong Pakai Kalung Perak

Mayat terbakar di Serpong
Sumber :
  • VoxPop.co.id / Bayu Nugraha

VoxPop.co.id – Kepolisian Resor Tangerang Selatan, Banten masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pria, yang ditemukan tewas dalam kondisi mayat terbakar di kebun pisang, pemakaman umum Nangka Ciater II, Kelurahan Lengkong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

img_title Pemerintah Jamin Kopdes Merah Putih Tak Bakal Mematikan UMKM dan Warung Masyarakat

Berdasarkan hasil pemeriksaan mayat dan lokasi penemuan mayat, kepolisian baru menemukan sejumlah ciri korban pembunuhan itu.

Korban memiliki tinggi badan 165 centimeter, berusia sekitar 40 tahun, warna kulit kuning langsat, rambut pendek dan tato bergambar Batman.

img_title Polisi Periksa 15 Saksi dan Sita CCTV Buat Selidiki Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur

Selain itu, petugas identifikasi Polres Tangerang Selatan juga menemukan sejumlah benda di tubuh korban, seperti, kalung yang terbuat dari perak, celana jin warna biru, kaus berwarna putih.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal dari saksi, bernama Nisan berteduh di kebon pisang melihat, ada daun pohon pisang bekas yang terbakar. Kemudian saksi mengecek dan terlihat seperti boneka.

img_title Polisi Tangkap Maling Motor yang Tembak Warga di Jaktim

"Ternyata setelah diamati ternyata ada mayat dalam keadaan telungkup dan terbungkus kain sarung yang telah terbakar," katanya.

Kemudian saksi melaporkan penemuan tersebut kepada warga setempat bernama Niman. Selanjutnya Niman melaporkan ke petugas Bhabinkamtibmas Polsek Serpong.

"Dari keterangan pemilik warung sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara), pemilik warung tidak mengetahui ada kejadian adanya mayat , dan tidak mendengar dari malam hari hingga pagi , mengetahui adanya mayat setelah jam 08.00 WIB setelah warga pada berkumpul," katanya.

Laporan Warid Pahlewi dari Tangerang Selatan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Kerahkan Warga Menyambutnya saat Kunker: Kasihan Nunggu Berjam-jam Panas

Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah, baik gubernur maupun bupati untuk tidak mengerahkan warga hanya untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunker.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut