Bunuh Begal untuk Bela Diri, DI Sujud Minta Maaf ke Ibu

Ilustrasi mobil polisi di lokasi kejadian.
Sumber :
  • VoxPopnews/Tri Saputro

VoxPop – Korban begal jadi tersangka berinisial DI (21) menyerahkan diri ke kantor polisi di Polsek Sunggal. DI dengan kesadaran diri dan merasa bersalah karena membela diri sehingga menikam terduga pelaku begal berinisial RZ (20) pada Selasa dini hari, 21 Desember 2021, sekitar pukul 01.00 WIB. 

img_title Tukang Piscok Gay Pelaku Mutilasi di Depok Blak-blakan: Jasad Dipotong karena Susah Dibawa

Kuasa Hukum DI, Jonson David Sibarani menjelaskan DI hanya coba membela diri dari aksi begal yang dilakukan RZ dan tiga pelaki lain yang masih buron. Usai peristiwa yang berujung tewasnya RZ, DI pulang ke rumah dan menemui ibunya.

DI pun meminta maaf atas yang dilakukannya karena sudah membunuh terduga begal dengan menggunakan pisau.

img_title Pengakuan Mengejutkan Tukang Piscok Pelaku Mutilasi di Depok, Ternyata Gay

"Sadar dia, pasti khilaf. Langsung pulang, disembahnya kaki mamaknya. Dia bilang adik (DI) bersalah mak. Tolong antar adek ke kantor polisi mak. Aku rasa meninggal begalnya. Ini dia (DI) anak bungsu ini, jadinya manja," kata Jonson saat dihubungi VoxPop, Sabtu 1 Januari 2022.

Meski mengakui kesalahannya membunuh seorang begal untuk membela diri, sang ibu saat itu tak mau menuruti kemauan anaknya menyerahkan diri ke polisi. Sang ibu lalu menelpon ayah DI yang bekerja di Kabupaten Duri, Kepulauan Riau.

img_title Jaksa Agung Nonaktifkan Febrie Adriansyah dari Status Jaksa

"Bapaknya kerja di Duri buruh bangunan. Bapaknya bilang, ya sudah, datang lah kalian ke sini (Duri). Sampai di sana, sudah lah mak dan pak aku menyerahkan diri. Merasa bersalah," ujar Jonson berdasarkan pengakuan DI.

Ilustrasi lokasi kejadian.

Photo :
  • VoxPopnews/ Zahrul Darmawan.

DI bertambah merasa bersalah, karena ada pemberitaan menyebutkan ditemukan jasad pria diduga korban perampokan. Jonson mengungkapkan diambil keputusan untuk pulang dari Kabupaten Duri dan menyerahkan diri.

"Ada berita, ditemukan mayat diduga korban perampokan. Tambah syok. Aku dibilang perampok. Mamaknya, mau tidak mau. Sadar lah. Baru pulang ke rumah dan menyerahkan diri ke Polsek Sunggal," kata Jonson.

DI bersama kedua orang tuanya tiba di Kota Medan. Kemudian, menyerahkan diri ke Polsek Sunggal Sabtu malam, 25 Desember 2021. Jonson menyimpulkan ada rentan waktu dari kejadian pembegalan tersebut hingga menyerahkan diri. Pun, pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan kasus kematian RZ.

"Dari rentang waktu kejadian dan menyerahkan diri. Polisi sudah melakukan proses penyelidikan. Kita tetap hargai. Kemudian lagi ada warga melihat dan mengenal pelaku begal itu," kata Jonson.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut