Bunuh Begal untuk Bela Diri, DI Sujud Minta Maaf ke Ibu
- VoxPopnews/Tri Saputro
"Tidak sampai disitu, saat terjadi perkelahian. Pelaku yang lain, hendak melarikan sepeda motor korban. Terjadi rebutan kunci dan perkelahian. Karena, kalah mereka (tiga pelaku begal) melarikan diri," ujar Jonson.
Jonson mengatakan DI membawa pisau bukan setiap hari. Melainkan saat hanya akan pulang tengah malam atau dini hari. Sebab, jalan menuju rumahnya saat pulang rawan aksi begal.
"Dia (DI) bawa senjata tajam, bila dia tahu pulang malam. Tapi, dia pulang sore sampai jam 10 malam aja. Dia tidak bawa senjata tajam. Karena dia sudah pernah diikuti (Pelaku begal)," kata Jonson.
Terkait kasus ini, Direktur Reserse Kriminal Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja sudah menginstruksikan jajaranya agar memburu tiga pelaku begal yang merampas handphone milik DI. Dia bilang tiga identitas pelaku yang buron sudah diketahui
"Ketiga tersangka (begal) identitasnya sudah kita ketahui. Saat ini, sedang dalam pengejaran," sebut Tatan kepada wartawan di Kota Medan, Jumat malam, 31 Desember 2021.
Adapun meski ditetapkan sebagai tersangka, DI tak ditahan penyidik kepolisian Unit Reserse Kriminal Polsek Sunggal. Alasannya karena DI korban dan dinilai koperatif. Selain itu, pihak keluarga juga memberikan jaminan.
