2 Aksi Keji Anggota TNI, Buang Sejoli ke Sungai dan Tembak Istri
- Istimewa
Kopda Muslimin, anggota TNI AD sewa pembunuh bayaran demi hilangkan nyawa istri.
Selanjutnya, belakangan ini kembali ramai menjadi perbincangan publik mengenai aksi penembakan yang dilakukan sekelompok pria terhadap seorang ibu rumah tangga di Semarang, Jawa Tengah.
Peristiwa itu terekam CCTV pada Senin, 18 Juli 2022. Sekelompok orang tak dikenal menembak RW (34) yang merupakan istri anggota TNI. Penembakan terjadi di depan rumah korban di Jalan Cemara III Banyumanik Semarang.
Korban mengalami luka tembak dibagian perut dan sudah menjalani operasi pengambilan proyektil. Korban saat ini masih dirawat di RSUP Kariadi Semarang.
VoxPop Militer: Kopda Muslimin otak pelaku penembakan istri di Semarang
- Pendam IV/Diponegoro
Otak di balik rencana pembunuhan ini adalah suami korban
Belakangan terungkap, tersangka yang berjumlah 5 orang merupakan warga sipil yang dibayar. Eksekutor bernama Sugiono (41) alias Babi, warga Sayung Demak Jateng mengaku. Ia melakukan penembakan dengan senjata genggam yang dipasok oleh penyedia senjata.
Menurut keterangan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Lutfi, pelaku berjumlah 5 orang diantaranya 4 orang merupakan eksekutor dan satu orang merupakan pemasok atau penyedia senjata api rakitan.
Menurut keterangan petugas, otak dari pembunuhan berencana tersebut merupakan suami dari korban itu sendiri, yakni Kopda Muslimin.
Motif pembunuhan berencana
Dikabarkan motif pembunuhan berencana ini dilangsungkan karena Kopda Muslim telah memiliki kekasih baru berinisial W.
Menurut informasi yang disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, dari pengakuan pelaku penembakan, Kopda Muslimin juga pernah menyuruh Babi Cs untuk menghabisi nyawa istrinya dengan tiga cara.
Diantaranya: Dengan racun, menggunakan media ilmu hitam (santet) dan membunuh dengan modus pencurian.
VoxPop Militer: Denpom Kodam IV/Diponegoro tiba di rumah orang tua Kopda Muslimin
- Istimewa/Viva Militer
Kopda Muslimin bunuh diri tenggak racun
Dikabarkan, Kopda Muslimin yang diduga otak dari penembakan istrinya di Semarang ditemukan tewas di rumah orangtuanya di Kendal, Jawa Tengah pada Kamis pagi, 28 Juli 2022.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, orangtuanya meminta Kopda Muslimin menyerahkan diri atas perbuatannya.
Tim inafis dari Polda Jawa Tengah dan Denpom tengah melakukan olah TKP guna memastikan penyebab kematian Kopda Muslimin.
