Tsunami di Trunojoyo
- VoxPop/M Ali Wafa
Irjen Teddy Minahasa
- ANTARA
Lebih jauh, Susno mengingatkan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat RDP bersama Komisi III DPR, yang menyatakan bahwa kasus Ferdy Sambo akan menjadi titik awal perbaikan Polri secara menyeluruh dan reformasi ke dalam Polri, justru belum terlihat buktinya.
"Buktinya masih terjadi peristiwa besar yang mengagetkan. Berarti perbaikan ke dalam belum, masih diabaikan, berarti sistem pembinaan karir polri, mutasi pendidikan, perlu dibina lagi karena ini tidak berjalan. Bayangkan, Teddy sudah 2 kali kapolda akan ketiga kali, emang enggak ada orang lagi? Sistem pemantauan juga tidak terpantau, kemana Propam? Kemana inspektorat?" tegasnya
Diketahui, Irjen Pol Teddy ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menjadi pengendali peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu.
Sabu-sabu tersebut diketahui berasal dari barang bukti hasil pengungkapan kasus narkoba Polres Bukittinggi.
Polres Bukittinggi awalnya hendak memusnahkan 40 kilogram sabu, namun Irjen Pol Teddy Minahasa diduga memerintahkan untuk menukar sabu sebanyak lima kilogram dengan tawas.
"Irjen Pol TM selaku Kapolda Sumbar sebagai pengendali barang bukti sabu dari Sumbar, sudah menjadi 3,3 kilogram yang kita amankan dan 1,7 kilogram sabu yang sudah dijual oleh tersangka yang telah kita tahan dan diedarkan di Kampung Bahari," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa di Jakarta, Jumat.
Meski demikian, penggelapan barang bukti narkoba tersebut akhirnya terbongkar dengan rangkaian pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.
