Polisi di Surabaya Ditahan, Diduga Cabuli Anak Tiri Sejak SD sampai SMP

Ilustrasi tersangka kasus kejahatan diborgol
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Surabaya – Seorang anggota polisi dari Kepolisian Sektor Sawahan berinisial K (53 tahun), ditahan penyidik Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sangkaan pencabulan. K diduga mencabuli anak tirinya sejak Kelas 5 SD sampai sekarang Kelas 9 SMP.

img_title Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita 45 Tahun di Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

“[K] Sudah kami tahan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak Inspektur Polisi Satu Prasetyo, dikonfirmasi wartawan pada Minggu, 21 April 2024.

Dia menjelaskan, penahanan dilakukan setelah ditemukan bukti kuat adanya tindakan pidana pencabulan yang dilakukan oleh K. Di antaranya berdasarkan keterangan dari nenek korban sebagai pelapor, juga korban sendiri.  

img_title Kasus SPG Direkam Diam-diam Jadi Konten Berbuntut Panjang, Polisi Mulai Selidiki

“Korban sudah dimintai keterangannya,” ujar Prasetyo.

K dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak tirinya. K sendiri diketahui merupakan anggota Polsek Sawahan yang masuk dalam wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

img_title Usai Viral Libatkan Anak Promosikan Vape, Bigmo Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

Informasi dihimpun, dugaan pencabulan disertai ancaman itu terjadi sejak tahun 2020, saat korban masih duduk di bangku Kelas 5 SD. Perbuatan bejat itu berulang kali dilakukan hingga korban duduk di Kelas 9 SMP sekarang.

Kepala Polsek Sawahan, Komisaris Polisi Domingos De Fatima Ximenes, sebelumnya juga membenarkan soal laporan korban atas anak buahnya itu.

“[Soal] Pemeriksaan lebih lanjut silahkan konfirmasi ke [Polres] Perak yang menangani," katanya.

MSBO, seorang kopilot WN Malaysia yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Cegah Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi Terulang, Malaysia Tugaskan Polisi di Bandara

Malaysia mempertimbangkan untuk menugaskan kepolisian di dalam area bandara untuk mencegah praktik penyelundupan narkoba seperti kasus kopilot bawa ekstasi ke Indonesia

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut