Harun Masiku Juga Titip Koper ke Staf Hasto, Apa Isinya?

Kusnadi Staf Sekjen PDIP Hasto dan kuasa hukum.
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi mengakui bahwa Harun Masiku juga menitipkan koper berwarna abu-abu kepadanya. Tidak saja tas. Koper itu dititipkan untuk diberikan kepada mantan kader PDIP, Saeful Bahri.

img_title Misteri Keberadaan Harun Masiku Jadi Beban Berat KPK, Minta Masyarakat Bantu Pencarian

Penitipan koper itu dilakukan Harun Masiku pada akhir bulan Desember 2019, di Rumah Aspirasi di Jalan Sultan Sjahrir, Jakarta Pusat.

Penitipan koper itu berbeda waktu dengan penitipan tas untuk Donny Tri Istiqomah. Kusnadi menjelaskan itu, ketika dirinya menjadi salah satu saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

img_title Misteri Keberadaan DPO Harun Masiku, KPK Singgung Kemungkinan Sudah Meninggal

Harun Masiku menghampiri Kusnadi di Rumah Aspirasi, ketika tengah bersantai. Dia menyebutkan, bahwa Harun mulanya menjelaskan dirinya ingin bertemu dengan Saeful Bahri.

"Ceritanya pas saya lagi santai-santai pak, pagi saya lagi ngopi rokokan itu, itu di Rumah Aspirasi. malamnya saya itu habis pasang-pasang bendera, jadi saya stand by di itu pak. Pagi-pagi di situ ada orang buka pintu pak di situ, yang ternyata itu Pak Harun," kata Kusnadi di ruang sidang, Kamis 8 Mei 2025.

img_title Hasto PDIP: Pengganti Perry Warjiyo Harus Paham Stabilisasi Moneter

“Apa yang disampaikan?” tanya jaksa.

“Yang disampaikan mau ketemu sama Pak Saeful,” jawab Kusnadi.

Kemudian, Kusnadi menjelaskan bahwa niat Harun Masiku ingin bertemu Saeful lantaran ingin menitipkan sebuah barang. Barang tersebut berupa koper warna abu-abu.

"Apakah itu dalam kondisi dikunci atau tidak dikunci?," kata jaksa.

"Dikunci pak," jawab Kusnadi.

"Pesannya apa terkait dengan koper itu?," kata jaksa.

"Ya pesannya itu dari Pak Harun buat Pak Saeful," sambung Kusnadi.

Lebih lanjut, Kusnadi menjelaskan Harun Masiku memang sempat menunggu kedatangan Saeful Bahri sebelum menitipkan koper ke Kusnadi. Sehingga akhirnya, Harun menitipkan kopernya ke Kusnadi untuk diserahkan ke Saeful Bahri.

Kepada Kusnadi, Harun mengaku tengah buru-buru sehingga dia menitipkan koper tersebut.

Koper yang dititipkan Harun yang diduga berisikan sumber dana pengurusan PAW anggota DPR RI itu diambil oleh seorang staf Saeful Bahri yang bernama Gery. Koper tersebut diambil di Rumah Aspirasi pada siang hari.

"Saudara tahu nggak isinya koper itu?," kata jaksa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut