Cak Imin Bilang Kalau Tak Ada Gus Dur, Demokrasi di RI Tak Kuat

Pelantikan presiden keempat Gus Dur pada 20 Oktober 1999
Sumber :
  • Dok. Biro Humas MPR

Jakarta, VoxPop – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menekankan peran Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan mengatakan bahwa jika tidak ada presiden keempat itu, demokrasi di Indonesia tidak akan kuat.

img_title Kebebasan Berpendapat Disebut Harus Diiringi Tanggung Jawab dan Argumentasi yang Kuat

Cak Imin menyampaikan pernyataan itu saat penutupan Musabaqoh Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) 2025 di Kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu.

“Subkultur pesantren telah memberi makna dan warna. Demokrasi, kalau tidak ada Gus Dur, tidak kuat di tanah air. Demokrasi tidak akan bisa dimaknai sebagai jalan kemajuan, kalau tidak ada rujukan khazanah ilmu-ilmu pesantren,” kata dia.

img_title DPR: Kudatuli Jadi Pengingat Bahaya Intervensi Kekuasaan Terhadap Demokrasi

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin

Photo :
  • Dok PKB

Dalam pidatonya, Cak Imin menyampaikan kontribusi pesantren dalam pembangunan bangsa. Ia lantas menyoroti peran Gus Dur, mantan presiden yang berasal dari keluarga pesantren dan dikenal dengan konsistensinya menghargai keberagaman.

img_title Cak Imin Peringatkan Muktamar PBNU Tak Dikotori Politik Uang: Mari Murnikan Kembali NU

Dia mengatakan bahwa berdasarkan sejarah, pesantren bukanlah lembaga pendidikan semata, melainkan juga institusi yang menjaga semangat ilmu, pengabdian, dan diikuti dengan kesungguhan menjadi bagian dari pengawal rekayasa sosial.

“Rekayasa sosial menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran yang tidak kecil, amat sangat besar bagi membangun kultur dan budaya,” ujar Cak Imin.

Ia meyakini pesantren telah memberi makna dan warna, termasuk bagi perkembangan demokrasi. Menurut dia, tanpa rujukan ilmu pesantren, demokrasi tidak akan bisa dimaknai sebagai jalan kemajuan.

Lebih lanjut Cak Imin menyoroti kualitas prosedur demokrasi dewasa ini. Ia pun meminta para santri sebagai calon ulama masa depan untuk menjaga agar demokrasi senantiasa membawa manfaat alih-alih mudarat. (Ant) 

Ketua MPR RI Ahmad Muzani (tengah) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat

Pimpinan MPR Serahkan Konsep PPHN ke Prabowo, Bakal Jadi Pedoman Lintas Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto mendukung penuh penyusunan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai pedoman pembangunan nasional yang berlaku lintas pemerintahan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut